Dampak Pandemi, Kebijakan Tarif Cukai Rokok 2021 Belum Ditentukan

    Antara - 19 Oktober 2020 21:24 WIB
    Dampak Pandemi, Kebijakan Tarif Cukai Rokok 2021 Belum Ditentukan
    Direktur Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Heru Pambudi. Foto: tangkapan layar YouTube.
    Jakarta: Pemerintah belum menentukan kebijakan tarif cukai hasil tembakau untuk 2021 karena mempertimbangkan dampak pandemi yang berpengaruh terhadap industri rokok.

    "Pemerintah tentunya sangat berhati-hati dalam merumuskan kebijakan tarif," kata Direktur Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Heru Pambudi dalam jumpa pers virtual terkait APBN edisi Oktober, dikutip dari Antara, Senin, 19 Oktober 2020.

    Menurut dia, pemerintah harus mengkoordinasikan beberapa kepentingan mengingat industri ini mempekerjakan banyak tenaga kerja baik langsung maupun tidak langsung. Meski begitu, lanjut dia, pemerintah juga memiliki tujuan utama pengendalian rokok, terutama perokok usia muda.

    "Sehingga ini perlu kehati-hatian dan tambahan waktu, mudah-mudahan ini segera bisa keluar dan bisa diumumkan," imbuhnya.

    Pemerintah menargetkan 2021 pendapatan cukai mencapai Rp178,5 triliun atau naik dari APBN 2020 sesuai Perpres 72 tahun 2020 mencapai Rp172,2 triliun. Dari jumlah itu, cukai hasil tembakau memegang porsi paling besar dengan target 2021 mencapai Rp172,7 triliun atau naik dibandingkan tahun ini yang mencapai Rp164,9 triliun.

    Sementara itu realisasi cukai hasil tembakau hingga September 2020 mencapai Rp111,46 triliun atau tumbuh 8,53 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya mencapai Rp102,7 triliun.

    Meski didera pandemi covid-19, namun cukai hasil tembakau mampu tumbuh positif dalam APBN hingga September 2020 yang mendorong pertumbuhan penerimaan kepabeanan dan cukai.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id