RI Dorong Pemulihan Ekonomi Negara ASEAN

    Eko Nordiansyah - 30 Juli 2020 10:39 WIB
    RI Dorong Pemulihan Ekonomi Negara ASEAN
    Ilustrasi - - Foto: Medcom
    Jakarta: Indonesia mendorong pemulihan ekonomi di kawasan Asia Tenggara (ASEAN). Salah satunya dengan melakukan transformasi ekonomi digital di berbagai sektor usaha dengan memanfaatkan momentum pandemi covid-19.

    Deputi bidang Koordinasi Kerjasama Ekonomi Internasional Kementerian Koordinator bidang Perekonomian Rizal Affandi Lukman mengatakan negara kawasan ASEAN harus meningkatkan pemanfaatan penggunaan tanda tangan dan stempel elektronik SKA Form D melalui ASEAN Single Window.

    "Terlebih untuk masa pembatasan sosial, mendorong pengaturan ASEAN travel corridors dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan, serta memastikan penandatangan RCEP 2020 untuk meningkatkan kepercayaan publik," katanya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis, 30 Juli 2020.

    Dalam pertemuan virtual ASEAN HLTF-EI ke-38 itu, Rizal juga menekankan perlunya pengurangan Non Tariff Measures (NTMs), terutama untuk kemudahan lalu lintas barang-barang esensial di kawasan ASEAN.

    Langkah tersebut sebagai bagian implementasi HaNoi Plan of Action on Strengthening ASEAN’s Economic Cooperation and Supply Chain Connectivity in Response to Covid-19. Lebih lanjut, pertemuan ini juga memberikan beberapa rekomendasi lainnya, yakni mendorong implementasi tepat waktu program prioritas di bawah kepemimpinan Vietnam.

    "Kemudian memberi arahan agar semua pihak di bawah Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) ikut serta dalam proses Mid Term Review (MTR) Cetak Biru MEA 2025," terangnya.

    Ketiga, memperhatikan proses penyusunan ASEAN Post 2025 secara seksama, yang pada substansinya mengacu pada hasil MTR dan memperhatikan pengalaman dari pandemi covid-19, serta memiliki mekanisme koordinasi yang baik antar tiga pilar ASEAN.

    Keempat, menginstruksikan agar lembaga terkait di bawah MEA memberi masukan terhadap dokumen Consolidated Strategy on the 4.0 IR for ASEAN. Terakhir, perlunya peningkatan engagement dengan Inggris, dan perlunya meninjau kembali tingkat ambisi ASEAN dalam Free Trade Agreements (FTAs).

    HLTF-EI merupakan Working Group Think-tank ASEAN Economy yang terdiri dari para pejabat senior ekonomi dari masing-masing negara anggota ASEAN. Tugasnya untuk mengambil keputusan strategis terhadap isu-isu tertentu, serta memberikan rekomendasi kepada para Menteri Ekonomi ASEAN atas persoalan-persoalan yang menghambat ekonomi dan implementasi Cetak Biru MEA 2025.


    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id