Kontraksi Ekonomi Akibat PSBB Jilid II Bisa Lebih Parah dari Prediksi Sri Mulyani

    Eko Nordiansyah - 17 September 2020 17:31 WIB
    Kontraksi Ekonomi Akibat PSBB Jilid II Bisa Lebih Parah dari Prediksi Sri Mulyani
    Ekonom CORE Indonesia Piter Abdullah - - Foto: Medcom/ Desi Angriani
    Jakarta: Kontraksi ekonomi akibat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II bisa lebih dalam dari prediksi Menteri Keuangan Sri Mulyani. Bahkan pertumbuhan ekonomi bisa mencapai minus tiga persen.

    "Sebelum PSBB diperketat, saya sudah memperkirakan defisit kuartal III sekitar minus tiga persen. Setelah PSBB diperketat tentunya akan lebih dalam, bisa di kisaran minus tiga hingga minus 3,5 persen," kata Ekonom Core Indonesia Piter Abdullah kepada Medcom.id di Jakarta, Kamis, 17 September 2020.

    Sementara untuk sepanjang tahun ini, Piter memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan sangat bergantung pada perkembangan penanganan pandemi covid-19. Jika berlanjut, maka dampak terhadap pertumbuhan ekonomi bisa lebih buruk.

    "Untuk full year bergantung kepada kebijakan PSBB seperti apa. Apakah akan diperpanjang hingga akhir tahun atau hanya dua minggu? Tapi yang jelas akan negatif di kisaran minus dua persen atau bahkan lebih apabila pengetatan PSBB diperpanjang," jelas dia.

    Pemerintah sendiri memperkirakan pertumbuhan ekonomi untuk tahun ini berada di kisaran minus 1,1 sampai dengan 0,2 persen. Target ini memungkinkan jika proyeksi ekonomi pada kuartal IV antara 0,4 hingga 3,1 persen bisa dicapai.


    Di sisi lain, Piter menyebut perbaikan di pasar modal bukan berarti pemulihan ekonomi bisa dicapai dalam waktu dekat. Hanya saja pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merespon kebijakan pemerintah, setelah sempat anjlok pada pekan lalu.

    "Penguatan IHSG bukan berarti penguatan di pertumbuhan ekonomi. Pasar hanya merespon PSBB jilid II yang masih memberikan ruang gerak untuk ekonomi," pungkasnya.  

    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id