Pemerintah Biayai 847 Proyek dengan SBSN Senilai Rp27,57 Triliun

    Eko Nordiansyah - 20 Januari 2021 11:09 WIB
    Pemerintah Biayai 847 Proyek dengan SBSN Senilai Rp27,57 Triliun
    Ilustrasi pengerjaan proyek infrastruktur - - Foto: MI/ Panca Syurkani



    Jakarta: Pemerintah menargetkan pembiayaan 847 proyek infrastruktur dengan menggunakan instrumen Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Total pembiayaan tahun ini diperkirakan mencapai Rp27,57 triliun atau naik 18,36 persen dari tahun lalu.

    Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Luky Alfirman mengatakan, proyek infrastruktur tersebut berada di bawah 11 kementerian/lembaga, dan tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia.






    "Untuk 2021 ini kalau proyek infrastruktur SBSN adalah sebesar Rp27,57 triliun dengan jumlah proyek mencapai 847 proyek," katanya dalam Forum Kebijakan Pembiayaan Proyek Infrastruktur Melalui SBSN Tahun 2021 secara daring di Jakarta, Rabu, 20 Januari 2021.

    Ia menambahkan tahun lalu pembiayaan infrastruktur dengan instrumen SBSN mencapai Rp23,29 triliun untuk 630 proyek. Jumlah ini mengalami penyesuaian dari alokasi sebelumnya yang mencapai Rp27,35 triliun karena adanya pandemi covid-19.

    "Sehingga nilai pembiayaan proyek SBSN pada 2020 yang awalnya adalah Rp27,35 triliun berubah menjadi Rp18,16 triliun atau Rp23,29 triliun jika ditambahkan alokasi luncuran dan lanjutan dari proyek SBSN yang ada di 2019," jelas dia.

    Adapun proyek SBSN tahun ini terdiri dari 40 proyek infrastruktur transportasi darat, laut, dan udara pada Kemenhub senilai Rp5,66 triliun, 148 proyek infrastruktur jalan dan jembatan pada Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR senilai Rp10,53 triliun.

    Kemudian ada pembangunan 69 proyek infrastruktur pengendalian banjir dan lahar, pengelolaan bendungan dan embung, serta pengelolaan Irigasi dan drainase utama perkotaan pada Ditjen SDA Kementerian PUPR senilai Rp4,23 triliun.

    Ada delapan proyek embarkasi haji dan 42 proyek pusat pelayanan haji terpadu di Ditjen PHU Kemenag senilai Rp382 miliar, 11 pembangunan sarana dan fasilitas gedung PTKIN dan 269 madrasah di Ditjen Pendidikan islam Kemenag senilai Rp2,78 triliun.

    Pembangunan 135 proyek pembangunan gedung balai nikah dan manasik haji di Ditjen Bimas islam Kemenag senilai Rp200 miliar, dan tiga proyek pembangunan taman nasional, satu pembangunan laboratorium lapangan, dan satu pembangunan SMK Kehutanan di Kemen LHK senilai Rp181,89 miliar.

    Selanjutnya, 19 proyek pembangunan gedung perguruan tinggi di Kemendikbud senilai Rp1,54 triliun, tujuh proyek pembangunan laboratorium di LUPI senilai Rp659 miliar, satu proyek pembangunan fasilitas stasiun bumi di LAPAN senilai Rp90 miliar.

    Lalu 61 proyek pembangunan perumahan di Kemenhan senilai Rp964 miliar, 30 proyek pembangunan perumahan di Polri senilai Rp199 miliar, satu proyek pembangunan Bull Treatment Unit di Kementan senilai Rp19,2 miliar, dan satu proyek pembangunan laboratorium di BATAN senilai Rp124 miliar.  


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id