Pandemi Ubah Haluan Keuangan Pemerintah, Berikut Beda APBN 2020 dan APBN 2021

    Medcom - 15 Agustus 2020 06:29 WIB
    Pandemi Ubah Haluan Keuangan Pemerintah, Berikut Beda APBN 2020 dan APBN 2021
    Presiden Joko Widodo saat membacakan pidato kenegaraan. Foto: dok DPR.
    Jakarta: Pandemi covid-19 mengubah asumsi makro yang sudah disusun pemerintah dalam APBN 2020. Kemudian hal ini berlanjut pada APBN 2021.

    Pada APBN 2020, strategi diarahkan untuk menangani pandemi covid-19. Kocek pemerintah juga diatur untuk menghadapi ancaman yang membahayakan perekonomian nasional dan stabilitas sistem keuangan.

    Hal ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Perpres 54 Tahun 2020 tentang Perubahan Postur Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2020.

    Baca: Isi Lengkap Pidato Nota Keuangan dan RUU APBN 2021

    Arah kebijakan APBN 2021 justru lebih ofensif. Belanja difokuskan untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi covid-19. Duit yang ada juga dialokasikan untuk mendorong reformasi struktural. Harapannya, produktivitas, inovasi, dan daya saing ekonomi kembali terangkat.

    APBN 2021 juga dirancang untuk mempercepat transformasi ekonomi menuju era digital. Tak terkecuali, tetap mencoba memanfaatkan dan mengantisipasi perubahan demografi.

    "Karena akan banyak ketidakpastian, RAPBN harus mengantisipasi ketidakpastian pemulihan ekonomi dunia. Termasuk volatilitas harga komoditas, perkembangan tatanan sosial ekonomi dan geopolitik, efektivitas pemulihan ekonomi nasional, serta kondisi dan stabilitas sektor keuangan," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pidato Nota Keuangan, di Gedung DPR, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2020.

    Berikut perbandingan rinci APBN 2021 dengan APBN 2020:

    Pandemi Ubah Haluan Keuangan Pemerintah, Berikut Beda APBN 2020 dan APBN 2021
    Data diolah Medcom.id

    (AHL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id