Usul ADB untuk Dorong Penerimaan Negara di Tengah Pandemi

    Eko Nordiansyah - 17 September 2020 13:43 WIB
    Usul ADB untuk Dorong Penerimaan Negara di Tengah Pandemi
    Ilustrasi Bank Pembangunan Asia (ADB) - - Foto: dok AFP
    Jakarta: Bank Pembangunan Asia (ADB) mengusulkan perluasan basis pajak untuk meningkatkan pendapatan negara. Peningkatan kepatuhan pajak diyakini akan mendorong penerimaan di tengah pandemi.

    Menurut data ADB, rata-rata rasio pajak negara di Asia hanya 17,6 persen, atau lebih rendah dibandingkan dengan negara-negara OECD yang mencapai 24,9 persen. Bahkan rasio pajak di Asia Tenggara lebih rendah lagi yakni hanya 15 persen.

    "Untuk mencapai hal ini, pemerintah dapat mengadopsi instrumen kebijakan yang ditargetkan seperti insentif pajak yang lebih disesuaikan dan hemat biaya," kata Presiden ADB Masatsugu Asakawa dalam webinar ADB, Kamis, 17 September 2020.

    Selain itu, pemerintah bisa mengadopsi sistem pajak yang lebih progresif untuk mengatasi ketimpangan pendapatan yang menurun selama pandemi covid-19. Bahkan Asakawa menyarankan, pengenaan pajak karbon dan pajak lingkungan.

    "Pajak karbon atau pajak lingkungan lainnya juga dapat mendorong kegiatan ekonomi untuk mencapai pemulihan hijau dan mendorong adaptasi dan ketahanan," ungkapnya.

    Ia menambahkan penarikan basis pajak perusahaan bisa diperkuat dari upaya peralihan laba ke wilayah lain. Apalagi, menurut dia, sejumlah perusahaan multinasional di negara berkembang yang berusaha untuk melakukan penghindaran pajak.


    "Bahkan memindahkan laba kena pajak ke yurisdiksi pajak berbasis rendah atau bahkan nol. Tantangan ini semakin dekat mengingat transformasi digital yang semakin cepat akibat pembatasan mobilitas covid-19," pungkas dia.

    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id