PSBB Jilid II, Resesi Ekonomi Kian Pasti

    Eko Nordiansyah - 17 September 2020 16:48 WIB
    PSBB Jilid II, Resesi Ekonomi Kian Pasti
    Penerapan PSBB jilid II yang berlaku di DKI Jakarta dinilai akan membuat resesi ekonomi akan semakin pasti. Foto: Dok.MI
    Jakarta: Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II yang berlaku di DKI Jakarta dinilai akan membuat resesi ekonomi akan semakin pasti. Bahkan jika pandemi covid-19 berkepanjangan, dampak ke perekonomian akan semakin buruk.

    Direktur Riset Indef Berly Martawardaya mengatakan, sangat tidak mungkin ekonomi bisa tumbuh positif apabila pandemi ini tidak diatasi. Pasalnya pandemi berkepanjangan akan menyebabkan penderita covid-19 bertambah dan resesi berlangsung lebih lama.

    "Kalau pandeminya lanjut sampai akhir tahun bahkan tahun depan, maka penderita covid terus bertambah secara signifikan sehingga resesinya bisa lebih dari tiga kuartal," kata dia dalam video conference di Jakarta, Kamis, 17 September 2020.

    Menurut dia, kondisi pandemi yang berkepanjangan juga akan menciptakan pola pemulihan ekonomi berupa 'L shape'. Artinya ekonomi tidak akan bisa tumbuh kembali seperti sebelum terjadi pandemi, sehingga terus melambat.

    Sementara bila pandemi reda dan ekonomi bisa pulih, maka kontraksi ekonomi hanya akan terjadi selama dua atau tiga kuartal saja. Pada kondisi ini akan tercipta pola pemulihan 'U shape' pendek, atau ekonomi kembali membaik setelah terjadi penurunan akibat pandemi.

    "Itu best scenario, pandeminya reda dan ekonominya pulih. Artinya penambahan covidnya melambat dan resesinya cuma dua atau tiga kuartal. Jadi itu masih U shape pendek ya, berarti enggak sampai setahun," ungkapnya.

    Oleh karena itu, Berly menambahkan, pemulihan ekonomi juga bergantung apakah PSBB jilid II akan kembali diperpanjang atau tidak. Hal ini tentu akan mempengaruhi ekonomi nasional, yang mayoritas didorong oleh konsumsi domestik.

    "Jika dua minggu ini belum turun, diperpanjang berarti kan PSBB jilid II. Tapi kalau turun, transisinya jangan yang seperti kemarin. Lakukan lah risk based sector opening, sehingga kita bisa setop pandemi dan lalu save ekonomi-nya," pungkas dia.

    (DEV)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id