Bankir BNI Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Atas 5%

    Annisa ayu artanti - 18 September 2019 19:54 WIB
    Bankir BNI Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Atas 5%
    Ilustrasi. Foto : MI/RAMDANI.
    Jakarta: Direktur Keuangan BNI Ario Bimo masih optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia masih akan di atas lima persen, meskipun Bank Dunia melalui presentasi Rodrigo A Chavez menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya akan bertengger di 4,9 persen.

    "Kita masih melihat di atas lima persen," kata Bimo saat berbincang dengan wartawan di Graha BNI, Jakarta, Rabu, 18 September 2019.

    Bimo mengatakan, faktor global yang dianggap menjadi tantangan seperti harga minyak dunia diyakini bisa dimanfaatkan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi diatas lima persen.

    "Kemarin saya juga di-brief sama chief economy. Kita masih melihat pertumbuhan ekonomi tahun depan masih 5,1 persen dan 5,3 persen," ucap dia.

    Lebih lanjut, Bimo menambahkan, pendorong ekonomi nasional akan berasal dari sektor infrastruktur.

    "Sektor penunjang sampai akhir tahun infrastruktur masuk," ujar dia.

    Sebelumnya, Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan suram hingga 2022. Tahun depan ekonomi Indonesia diprediksi hanya 4,9 persen atau di bawah target Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 yang sebesar 5,3 persen.

    Lalu pada 2022 laju pertumbuhan ekonomi Indonesia ditaksir lebih tertekan ke level 4,6 persen. Tertekannya pertumbuhan ekonomi itu disebabkan oleh  perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok serta memanasnya tensi geopolitik di beberapa negara.

    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id