Faktor SDM Disebut Masih Jadi Penghambat Pertumbuhan Ekonomi

    Annisa ayu artanti - 17 Desember 2019 16:15 WIB
    Faktor SDM Disebut Masih Jadi Penghambat Pertumbuhan Ekonomi
    Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin. Foto: Fransisco Carolio Hutama Gani.
    Jakarta: Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin membeberkan satu tantangan yang menjadi penghambat pertumbuhan perekonomian Indonesia, yakni kualitas sumber daya manusia (SDM).

    Ia menilai, kualitas SDM di Indonesia masih lebih rendah dari negara-negara lain. Bahkan Ia menyembut, akibat kualitas yang rendah tersebut penduduk Indonesia masuk dalam kelompok berpendapatan rendah dan menengah.

    "Kita masih tertinggal dibandingkan negara Singapura, Korea, dan Jepang," kata Ma'ruf di Gedung BEI, Jakarta, Selasa, 17 Desember 2019.

    Amin menyebutkan angka kemiskinan Indonesia, ketimpangan, serta pengangguran di Indonesia juga dinilai masih tinggi.

    Kendati demikian, Ma'ruf tidak memungkiri lambatnya laju pertumbuhan ekonomi Tanah Air tersebut dipicu oleh kondisi ekonomi global seperti ketidakpastian yang disebabkan oleh perang dagang Amerika Serikat dan Tiongkok.

    Ma'ruf menuturkan di sisi lain ia tetap bangga karena selama lima tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif stabil yaitu berada di atas level lima persen.

    "(Perekonomian Indonesia) masih di atas pertumbuhan ekonomi global yang telah direvisi oleh IMF yaitu sebesar tiga persen," sebut dia.


    Sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kedepannya, Ma'ruf melanjutkan, pemerintah akan mengoptimalkan motor penggerak perekonomian, di antaranya investasi, konsumsi, dan peningkatan ekspor.

    Pemerintah melakukan serangkaian program dan kegiatan untuk menciptakan iklim yang lebih kondusif yang meliputi penyederhanaan sejumlah regulasi (omnibus law), penyederhanaan birokrasi, dan penciptaan lapangan kerja.

    "Salah satu potensi perekonomian yang sedang dikembangkan pemerintah untuk menjadi arus baru perekonomian Indonesia adalah ekonomi dan keuangan syariah," tukas dia.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id