Ini yang Perlu Dilakukan untuk Mencapai Pertumbuhan 5,8% di 2022

    Eko Nordiansyah - 08 Juni 2021 21:55 WIB
    Ini yang Perlu Dilakukan untuk Mencapai Pertumbuhan 5,8% di 2022
    Ilustrasi data pertumbuhan ekonomi RI - - Foto: Medcom



    Jakarta: Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2022 sebesar 5,2 persen hingga 5,8 persen. Hal ini sebagaimana asumsi dasar makro dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) 2022.

    Wakil Ketua Komisi XI DPR Dolfie OFP mengatakan pemerintah perlu mendorong konsumsi rumah tangga dengan melindungi daya beli masyarakat.

    "Pemerintah agar mengupayakan melalui kebijakan dan program APBN 2022, antara lain untuk dapat meningkatkan daya beli masyarakat dan melindungi daya beli masyarakat yang tidak mampu," kata dia dalam rapat kerja Komisi XI DPR di Jakarta, Selasa, 8 Juni 2021.

     



    Selanjutnya, ia menyebut belanja pemerintah perlu diarahkan untuk meningkatkan belanja yang berkualitas dan ditandai dengan manfaat belanja yang langsung dirasakan oleh rakyat. Utamanya adalah belanja negara di sektor-sektor produktif.

    "Belanja yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar rakyat, meningkat produktivitas lapangan usaha rakyat, dan memperkuat daya saing termasuk industri pengolahan," ungkap dia.

    Dalam meningkatkan Investasi, sebagai komponen kedua terbesar penyumbang pertumbuhan ekonomi, pemerintah diminta segera mengefektifkan peran Lembaga Pengelola Investasi (LPI) serta menciptakan iklim investasi yang kondusif.

    Untuk ekspor Impor, pemerintah diminta membuat kebijakan yang melindungi komoditas unggulan khususnya pangan dari kebijakan impor, memperkuat industri berorientasi ekspor, serta memperkuat industri yang dapat mengganti bahan baku impor.

    Pemerintah juga diminta melakukan upaya melalui kebijakan dan program di kementerian/lembaga, yang terkait dengan lapangan usaha pertanian, perikanan, konstruksi, industri, perdagangan, infokom, perumahan, dan lain sebagainya.

    Menurut dia, upaya ini untuk mendorong terciptanya nilai tambah ekonomi yang dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi. Pada akhirnya, ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan juga penerimaan perpajakan bagi pemerintah.

    "Upaya melalui program pembangunan pemerintah pusat untuk ikut mendorong dan menciptakan pertumbuhan ekonomi daerah, karena bagaimanapun pertumbuhan ekonomi nasional merupakan resultante dari pertumbuhan ekonomi daerah," pungkas dia.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id