BKPM Tegaskan Komitmen Bantu Investor

    Antara - 05 November 2019 14:04 WIB
    BKPM Tegaskan Komitmen Bantu Investor
    Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. FOTO: MI/RAMDANI
    Jakarta: Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menerima Duta Besar Singapura untuk Indonesia Anil Kumar Nayar dan menegaskan kembali komitmennya untuk siap turun ke lapangan membantu investor merealisasikan investasinya.

    "Banyak masalah di daerah. Itu kami akui. Oleh sebab itu, tugas kami mempermudah investor masuk ke Indonesia. Tugas Pak Dubes membawa investor masuk ke sini. Saya siap membantu sampai investasi itu terealisasi. Sampai bangun pabriknya," kata Bahlil, saat menerima Dubes Anil Kumar, seperti dikutip dari Antara, di Kantor BKPM, Jakarta, Selasa, 5 November 2019.

    Bahlil mengatakan pihaknya siap menemani dan mendampingi investor yang masuk ke Indonesia dalam mengurus berbagai perizinan sampai ke berbagai daerah. Dalam konteks ini, ia mengakui bahwa masalah perizinan di daerah-daerah masih susah danp pihaknya menegaskan akan menemani dan mendampingi.

    "Itu tugas kami agar investor merasa nyaman masuk ke negara kita. Jangan kita bikin susah," ujar Bahlil.

    Mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) itu menambahkan pihaknya sudah memerintahkan jajaran di BKPM untuk membantu secara langsung investor-investor yang menemui kendala di lapangan.

    "Misalnya ada masalah pembangkit. Langsung kita dampingi dan bantu selesaikan masalahnya di lapangan. Kita turunkan tim, apa masalahnya langsung selesaikan," imbuhnya.

    Sementara itu, Dubes Anil Kumar menyambut baik komitmen yang disampaikan. Ia berharap kepastian regulasi bisa terus didorong terutama di ranah di mana Singapura menanamkan modalnya di Indonesia.

    "Kami ada beberapa harapan misalnya kepastian regulasi, kebutuhan pelabuhan di Kawasan Ekonomi Khusus Kendal, status Batam, dan sebagainya. Hubungan Singapura-Indonesia semakin mesra di era pemerintahan Jokowi," ujar Dubes Anil Kumar.

    Singapura saat ini merupakan investor nomor satu di Indonesia. Komposisi PMA dari Singapura mencapai USD1,9 miliar atau 27,1 persen dari total PMA sepanjang triwulan III-2019. Meski kerap menduduki peringkat teratas, Singapura diharapkan bisa meningkatkan kualitas investasi sekaligus melebarkan sayap investasinya hingga ke luar Jawa.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id