Lesunya Ekonomi Indonesia Belum Tentu Terkait Korona

    Nur Azizah - 14 Februari 2020 11:22 WIB
    Lesunya Ekonomi Indonesia Belum Tentu Terkait Korona
    Ilustrasi. Foto: dok MI.
    Jakarta: Pelaksanaan Tugas (Plt) Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Arif Baharuddin, tak mau tergesa menuding wabah korona menyebabkan ekonomi Indonesia lesu. Menurut dia, penurunan aliran barang dan uang di Indonesia perlu dikaji mendalam.

    "Pengaruh ekonomi Tiongkok besar dan berdampak ke ekonomi dunia besar juga. Dampak ke kita masih kita pantau. Memang ada penurunan tapi apa karena siklus atau korona, itu harus dipantau," kata Arif di kantor Staf Presiden, Jakarta Pusat, Jumat, 14 Februari 2020.

    Arif menyebut penurunan aliran barang dan dana bisa disebabkan siklus Tahun Baru Imlek. Menurut dia, selalu ada penurunan kegiatan ekonomi tiap peringatan hari besar.

    "Kegiatan ekspor impor menurun. Tapi kita belum bisa menetapkan apakah siklus atau korona," ujar Arif. 

    Lesunya Ekonomi Indonesia Belum Tentu Terkait Korona
    Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi melakukan pemeriksaan kesehatan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok. Istimewa

    Ia berharap perekonomian di dunia dan juga Indonesia kembali pulih. Hal serupa juga disampaikan Staf Ahli Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Raden Edi Prio Pambudi. Edi meminta semua pihak tak asal menuding virus korona sebagai penyebab lesunya ekonomi.

    "Kita harus cermati juga mana yang sebenarnya siklus dan tren mana yang betul-betul dampak dari musibah ini. Jangan cepat simpulkan penurunan karena ada wabah korona," tegas dia.

    Edi mengatakan Indonesia merupakan negara perdagangan terbuka. Indonesia tak hanya terpatok pada Tiongkok.

    "Mitra dagang kita enggak hanya satu. Masih ada negara lain. Kita sudah buat hitungan. Bila satu mitra terganggu, ada mitra lain yang bisa kita manfaatkan," pungkas Edi.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id