Pemerintah Berupaya Guyur Rp180 Triliun untuk Menghindari Resesi

    Andhika Prasetyo - 03 September 2020 11:57 WIB
    Pemerintah Berupaya Guyur Rp180 Triliun untuk Menghindari Resesi
    Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu.
    Jakarta: Pemerintah sedang berupaya menggelontorkan uang sebesar Rp180 triliun demi menyelamatkan Indonesia dari jurang resesi.

    Angka Rp180 triliun itu diperoleh dari hasil perkalian antara Produk Domestik Bruto (PDB) dan pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal kedua.

    Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin menjelaskan secara perhitungan kasar, PDB Indonesia sekitar USD1 triliun atau setara Rp14.500 triliun. Jika dibagi per kuartal secara rata, PDB tiap kuartal ialah Rp3.600 triliun.

    Baca: Kuartal II-2020, Ekonomi RI Minus 5,32%

    Pada kuartal kedua, Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi negatif yakni -5,32 persen.

    "Jadi yang kita bicarakan adalah 5,32 persen dari Rp3.600 triliun. Itu sekitar Rp180 triliun. Kita kehilangan Rp180 triliun pada kuartal kedua. Jadi kalau kita bisa kucurkan dana Rp180 triliun, itu akan menutup sama persis minus -5,32 persen tadi. Itu target kita," jelas Budi di Kantor Presiden Jakarta, Rabu, 2 September 2020.

    Pemerintah hanya memiliki waktu kurang dari satu bulan untuk bisa merealisasikan target tersebut dan menyelamatkan ekonomi Indonesia dari resesi.

    "Presiden selalu mendorong kita melakukan yang terbaik untuk memastikan pada kuartal ini kita bisa memperoleh pertumbuhan ekonomi yang lebih baik," ucapnya.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id