Empat Kali Disclaimer, TVRI Berpotensi Rugikan Negara Rp400 M

    Githa Farahdina - 05 Oktober 2016 12:03 WIB
    Empat Kali Disclaimer, TVRI Berpotensi Rugikan Negara Rp400 M
    Lembaga Penyiaran Publik TVRI. Foto: Antara/Dhoni Setiawan
    medcom.id, Jakarta: Presiden Joko Widodo menanggapi khusus temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait disclaimer untuk TVRI. TVRI diketahui secara berturut-turut disclaimer.

    Ketua BPK Harry Azhar mengatakan, televisi berpelat merah itu berpotensi merugikan negara dalam jumlah besar.

    "Presiden menanggapi secara khusus TVRI karena sudah empat tahun disclaimer. Ada sekitar hampir Rp400 miliar potensi kerugian di sana," ujar Harry setelah melaporkan ikhtisar hasil pemeriksaan semester (IHPS) I 2016 kepada Presiden Jokowi, di Kantor Presiden, Rabu (5/10/2016).

    Empat Kali Disclaimer, TVRI Berpotensi Rugikan Negara Rp400 M
    Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Foto: MI/Ramdani

    Sementara itu, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung menegaskan, Presiden langsung mengambil langkah soal ini. Pemerintah segera menegur TVRI.

    "Disclaimer empat kali. Presiden telah menginstruksikan Mensesneg Pratikno untuk segera menyurati secara resmi kepada TVRI," ujar Pramono di Kompleks Istana Kepresiden, Jakarta Pusat, Rabu (5/10/2016).

    Tak hanya kepada Mensesneg, pimpinan DPR diminta bergerak. Sebab, proses pemilihan direksi TVRI terjadi melalui dewan pengawas yang berproses lewat DPR.

    Empat kali disclaimer menunjukkan tak ada respons baik direksi TVRI. Kondisi ini, kata Pramono, cukup berbahaya.

    "Karena ada kemungkinan bukan hanya temuan dari proses managerial tetapi jangan sampai kemudian aset-asetnya juga dijual," kata mantan Wakil Ketua DPR ini.

     



    (MBM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id