Perdagangan ORI Bisa Dilakukan Online via ETP

    Eko Nordiansyah - 06 April 2017 11:35 WIB
    Perdagangan ORI Bisa Dilakukan <i>Online</i> via ETP
    Gedung Kementerian Keuangan (Foto: dokumentasi Setkab)
    medcom.id, Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) meluncurkan Electronic Trading Platform (ETP). Layanan ini akan mempermudah pembelian Obligasi Ritel Indonesia (ORI) melalui sistem online.

    "Penggunaan ETP untuk memperdagangkan obligasi negara di pasar modal secara online dilakukan untuk memperbanyak produk di bursa efek. Ini terobosan yang sudah cukup lama," kata Dirjen Pengelolaan, Pembiayaan, dan Risko (DJPPR) Kemenkeu, Robert Pakpahan, di Gedung BEI, Jakarta, Kamis 6 April 2017.

    Dirinya menambahkan, ETP juga bisa dimanfaatkan untuk inisiatif pendalaman pasar. Apalagi, kata Robert, dengan adanya obligasi negara di ETP ini membuktikan bahwa selalu ada perbaikan di pasar modal di Indonesia.



    Saat ini, sebanyak Rp1.800 triliun surat berharga negara diperjualbelikan di pasar sekunder. Bahkan, secara nilai transaksinya, surat berharga negara disebut-sebut memiliki nilai yang cukup banyak antara Rp15 triliun sampai dengan Rp19 triliun.

    "Jadi ini sesuatu yang sangat signifikan untuk pasar modal kita. Dengan ETP, bisa speed up infomasi tentang obligasi seperti imbal hasil dan transparansinya serta membuat keputusan dari investor semakin bisa dilakukan lebih cepat," jelas dia.

    Sayangnya saat ini baru ORI Seri 11, ORI Seri 11, dan ORI Seri 13 dengan nilai Rp68,3 triliun yang bisa diperdagangkan secara online di ETP. Nantinya pemerintah berencana menambah ORI yang bisa diperdagangkan dengan sistem tersebut.

     

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id