Banggar Sepakat Target PNPB SDA Nonmigas

    Eko Nordiansyah - 04 September 2019 13:06 WIB
    Banggar Sepakat Target PNPB SDA Nonmigas
    ?Banggar Sepakat Target PNPB SDA Nonmigas. FOTO: Medcom.id/Eko Nordiansyah.
    Jakarta: Badan Anggaran (Banggar) DPR menyepakati target penerimaan negara bukan pajak (PNBP) untuk sumber daya alam (SDA) untuk nonmigas. Total target PNBP SDA nonmigas untuk tahun depan sebesar Rp51,12 triliun.

    Wakil Ketua Banggar DPR Said Abdullah menyatakan pihaknya menolak perubahan target PNBP SDA nonmigas yang diusulkan. Dirinya khawatir perubahan akan mempengaruhi seluruh target yang ditetapkan dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020.

    "Untuk itu, apakah angka-angka ini bisa disetujui anggota (Banggar)?" tanya Said yang dijawab persetujuan dari anggota Banggar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu, 4 September 2019.

    Banggar menyetujui target PNBP SDA nomigas yang terdiri dari PNBP SDA minerba Rp44,39 triliun, PNBP SDA panas bumi Rp1,19 triliun, PNBP SDA kehutanan Rp4,73 triliun, dan PNBP SDA Perikanan Rp900,35 triliun.

    Dalam rapat ini, sebenarnya ada usulan perubahan untuk target PNBP SDA minerba. Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM Bambang Gatot menjelaskan perubahan karena perkiraan harga batu bara yang lebih rendah, serta perkiraan kurs nilai tukar rupiah pada tahun depan.

    "Kami usul PNBP minerba di tahun depan menjadi Rp37,24 triliun. Harga batu bara acuan yang digunakan itu USD70 per ton dengan kurs Rp14.400 per USD," jelas Bambang.

    Namun Banggar DPR tidak sepakat penurunan target PNBP SDA minerba ini. Banggar dalam rapat ini juga menolak permintaan anggotanya agar target SDA perikanan lebih besar dari yang diajukan oleh pemerintah yang di bawah Rp1 triliun.

    "Rp900 miliar itu sangat kecil, kalau produksi perikanan kita bisa ditingkatkan, ini bisa lebih tinggi," kata Anggota Banggar Fraksi Gerindra Bambang Haryo.

    "2019 outlook (PNBP) perikanan Rp600 miliar, per Juli ini hanya Rp285 miliar. Kalau kita masukkan di atas Rp1 triliun misal Rp1,5 triliun, itu cuma membebani anggaran saja," jawab pimpinan rapat Said.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id