Bahlil: UU Cipta Kerja Perkuat Peran UMKM dalam Perekonomian Nasional

    Antara - 21 Oktober 2020 08:15 WIB
    Bahlil: UU Cipta Kerja Perkuat Peran UMKM dalam Perekonomian Nasional
    Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. FOTO: BKPM
    Jakarta: Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI Bahlil Lahadalia menyampaikan UU Cipta Kerja akan memperkuat peran UMKM dalam menjaga perekonomian nasional. Apalagi, sebesar 133 juta total tenaga kerja di Indonesia sumbangsih terbesarnya berasal dari UMKM yakni sebanyak 120 juta.

    "Sebanyak 60 persen PDB kita kontribusinya dari UMKM. Pada saat krisis, mereka ini yang menyelamatkan bangsa, maka UMKM harus kita proteksi," ujar Bahlil, dikutip dari Antara, Rabu, 21 Oktober 2020.

    Namun, lanjut dia, saat ini, perlakuan kepada UMKM dengan undang-undang yang ada masih belum adil karena sulit bagi UMKM mengakses modal perbankan. "UU existing untuk izin usaha UMKM disamakan dengan membuat PT dan CV, sehingga banyak UMKM tidak terdaftar dan tidak bisa mengakses perbankan," katanya.

    Melalui UU Cipta Kerja, lanjut Bahlil, akan memudahkan UMKM untuk mendapatkan status formal yang akhirnya nanti mendapatkan kemudahan dalam mengakses modal perbankan. "Dengan undang-undang ini kita formalkan, kemudian kita dorong untuk mendapatkan akses perbankan. Justru ini keberpihakan kita kepada rakyat kecil," ucapnya.

    Dalam UU existing, Bahlil menyampaikan tidak menjamin metode kerja sama dengan pengusaha besar.

    "Dengan undang-undang ini (Cipta Kerja) wajib hukumnya seluruh investor dalam negeri atau asing harus berkolaborasi dan kerja sama dengan UMKM dan pengusaha nasional yang ada di daerah. Ini adalah bentuk keberpihakan, sekarang ada negara menjadi market," katanya.

    UU Cipta Kerja, menurut Bahlil, juga merupakan undang-undang masa depan dalam rangka mengantisipasi bonus demografi.

    "Bonus demografi di depan mata, 2030 sebanyak 60 persen penduduk Indonesia adalah usia produktif, bayangkan kalau negara tidak hadir memberikan ruang bagi mereka dalam konteks regulasi. UU ini (Cipta Kerja) bukan undang-undang masa lalu, jadi ayo kita berpikir ke depan karena masa depan bangsa ini ada di depan kita semua," pungkasnya.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id