Anggaran Kartu Sakti Jokowi Capai Rp45,6 Triliun di 2020

    Eko Nordiansyah - 28 Agustus 2019 14:09 WIB
    Anggaran Kartu Sakti Jokowi Capai Rp45,6 Triliun di 2020
    Presiden Joko Widodo. (FOTO: MI/Panca Syurkani)
    Jakarta: Anggaran tiga kartu sakti Presiden Joko Widodo mencapai Rp45,6 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020. Anggaran ini diperuntukkan bagi tiga program teranyar yang diusung Presiden Jokowi yakni Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Kartu Prakerja, dan Kartu Sembako Murah.

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merinci anggaran untuk KIP Kuliah sebesar Rp7,5 triliun atau naik 53 persen dari anggaran untuk program Bidik Misi 2019. Anggaran ini akan menyasar 818 ribu mahasiswa/mahasiswi terdiri dari lanjutan Bidik Misi 398 ribu mahasiswa dan 420 ribu mahasiswa baru.

    "Kriteria penerima KIP Kuliah antara lain lulusan pemegang KIP, diterima di PTN/PTS/prodi terakreditasi A/B, dan dari keluarga tidak mampu dan penerima Program Keluarga Harapan," kata dia dalam rapat dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR, Senayan, Jakarta, Rabu, 28 Agustus 2019.

    Kemudian untuk kartu Pra Kerja, anggaran yang disiapkan sekitar Rp10 triliun. Kartu yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pencari kerja melalui pelatihan vokasi ini akan didesain melalui implementasi akses 1,5 juta kartu digital dan 500 ribu kartu reguler sehingga total ada dua juta peserta.

    "Kartu Pra Kerja merupakan kartu yang diberikan kepada pencari kerja atau pekerja untuk mendapatkan layanan pelatihan vokasi yakni skilling dan re-skilling dan/atau sertifikasi kompetensi kerja," jelas dia.

    Sementara untuk kartu sembako, pemerintah menganggarkan sebesar Rp28,1 triliun. Jumlah ini meningkat dari anggaran bantuan sosial panggan tahun ini sebesar Rp20,4 triliun, dengan sasaran sebanyak 15,6 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

    "Dengan jumlah penerima sama dengan tahun ini, tetapi jumlah komoditasnya ditambah tidak hanya beras dan telur saja. Tapi bahan lain yang punya kandungan gizi yang lebih baik," pungkasnya.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id