Sanksi Administrasi Perpajakan akan Direvisi

    Ade Hapsari Lestarini - 07 September 2019 10:46 WIB
    Sanksi Administrasi Perpajakan akan Direvisi
    Ilustrasi. FOTO: Medcom.id.
    Jakarta: Pemerintah akan melonggarkan beberapa aturan perpajakan dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketentuan dan Fasilitas Perpajakan.

    Mengutip laman Sekretariat Kabinet (Setkab), Sabtu, 7 September 2019, hal ini dilakukan untuk menguatkan perekonomian Indonesia dan meningkatkan kepatuhan wajib Pajak (WP).

    Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Robert Pakpahan mengatakan salah satu yang akan direvisi pemerintah dalam RUU Ketentuan dan Fasilitas Perpajakan adalah sanksi administratif perpajakan.

    "Pemerintah akan menerapkan pengaturan ulang seperti sanksi bunga atas kekurangan bayar karena pembetulan SPT Tahunan dan SPT Masa yang saat ini tarifnya sebesar dua persen per bulan dari pajak kurang dibayar, menjadi suku bunga acuan ditambah lima persen dibagi 12 bulan (suku bunga acuan + lima persen) dibagi 12 bulan. Besaran bunga per bulan dan denda ditetapkan Menkeu," kata Robert.

    Adapun sanksi bunga atas kekurangan bayar karena penetapan Surat Ketetapan Pajak (SKP) yang saat ini tarifnya sebesar dua persen per bulan dari pajak kurang dibayar, akan diubah perhitungannya menjadi suku bunga acuan ditambah 10 persen dibagi 12 bulan atau (suku bunga acuan + 10 persen) dibagi 12. Besaran bunga per bulan dan denda ditetapkan Menkeu.

    Sanksi denda bagi PKP yang tidak membuat Faktur Pajak atau membuat Faktur Pajak tidak tepat waktu yang saat ini dikenakan dua persen dari dasar pengenaan pajak, nanti akan dikenakan sebesar satu persen dari dasar pengenaan pajak.

    Selanjutnya, sanksi denda bagi pengusaha yang tidak lapor usaha untuk dikukuhkan menjadi PKP saat ini tidak dikenakan sanksi. Namun nanti, tambah Robert, akan dikenakan sanksi sebesar satu persen dari dasar pengenaan pajak untuk kesetaraan dengan PKP yang tidak membuat faktur pajak atau membuat faktur pajak tidak tepat waktu.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id