Bertambah Jadi Rp4.948 Triliun, Utang Pemerintah Masih Aman

    Eko Nordiansyah - 19 Maret 2020 08:29 WIB
    Bertambah Jadi Rp4.948 Triliun, Utang Pemerintah Masih Aman
    Gedung Kementerian Keuangan. FOTO: Kementerian Keuangan
    Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat utang pemerintah hingga akhir Februari 2020 sebesar Rp4.948,18 triliun. Utang pemerintah bertambah sebanyak Rp130,63 triliun dari posisi akhir Desember tahun lalu sebesar Rp4.817,55 triliun.

    Dilansir dari data Kemenkeu, Kamis, 19 Maret 2020, dengan asumsi Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita Rp15.944,78 triliun maka rasio utang pemerintah terhadap PDB menjadi 30,82 persen. Artinya utang pemerintah masih jauh dari batas aman yang diperbolehkan.

    Dalam Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2013 tentang Keuangan Negara, batas maksimal utang pemerintah adalah 60 persen dari PDB. Rasio utang yang terjaga menunjukkan pemerintah melaksanakan ketentuan UU yang telah ditetapkan, meski di tengah tekanan virus korona (covid-19) dan gejolak perang dagang yang turut memperlambat pertumbuhan ekonomi global.

    Jika dirinci, utang pemerintah terdiri dari pinjaman sebesar Rp796,88 triliun atau 15,61 persen dari total utang. Selain itu ada Surat Berharga Negara (SBN) Rp4.151,30 triliun atau setara 84,39 persen dari total utang pemerintah.

    Pinjaman pemerintah terdiri dari pinjaman dalam negeri Rp10,14 triliun. Sementara itu pinjaman luar negeri Rp786,74 triliun yang terdiri dari pinjaman bilateral sebesar Rp307,96 triliun, multilateral Rp438,74 triliun, serta commercial bank Rp40,04 triliun.

    Adapun untuk SBN terdiri dari dominasi valuta asing Rp1.119,04 triliun baik Surat Utang Negara (SUN) maupun Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Untuk dominasi rupiah sebesar Rp3.031,86 triliun baik SUN dan SBSN.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id