Pemerintah Raup Rp10 Triliun dari Lelang 6 Seri Sukuk

    Eko Nordiansyah - 04 Mei 2021 18:59 WIB
    Pemerintah Raup Rp10 Triliun dari Lelang 6 Seri Sukuk
    Ilustrasi lelang surat berharga syariah negara (SBSN) - - Foto: Antara/ Andhika Wahyu



    Jakarta: Pemerintah berhasil meraup dana Rp10 triliun dari lelang enam seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara dengan total penawaran yang masuk mencapai Rp19,9 triliun. Dengan hasil lelang ini, maka realisasi penerbitan sukuk negara hingga Januari-Mei 2021 telah mencapai Rp109,94 triliun

    Melansir keterangan resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Selasa, 4 Mei 2021, hasil lelang sukuk ini memenuhi target indikatif Rp10 triliun.

     



    Jumlah dimenangkan untuk seri SPNS05112021 sebesar Rp1,15 triliun serta imbal hasil rata-rata tertimbang 3,2248 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo 5 November 2021 ini mencapai Rp1,93 triliun, dengan imbal hasil terendah masuk 3,15 persen dan tertinggi 3,28 persen.

    Untuk seri PBS027, jumlah dimenangkan mencapai Rp6,45 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 4,82968 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Mei 2023 ini mencapai Rp7,67 triliun, dengan imbal hasil terendah masuk 4,72 persen dan tertinggi 5,00 persen.

    Kemudian seri PBS017, jumlah dimenangkan mencapai Rp1,3 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,73928 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2025 ini mencapai Rp2,61 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 5,68 persen dan tertinggi 6,1 persen.

    Selanjutnya seri PBS029, jumlah dimenangkan mencapai Rp0,35 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,57837 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo 15 Maret 2034 ini mencapai Rp2,34 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 6,55 persen dan tertinggi 6,73 persen.

    Untuk seri PBS004, jumlah dimenangkan mencapai Rp0,1 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,66917 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Februari 2037 ini mencapai Rp2,59 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 6,66 persen dan tertinggi 7,25 persen.

    Sementara itu seri PBS028, jumlah dimenangkan mencapai Rp0,65 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,25886 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2046 ini mencapai Rp2,74 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7,21 persen dan tertinggi 7,3 persen.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id