Bappenas Dorong Inovasi Industri Demi Percepat Pemulihan Ekonomi

    Angga Bratadharma - 28 November 2020 12:02 WIB
    Bappenas Dorong Inovasi Industri Demi Percepat Pemulihan Ekonomi
    Ilustrasi. FOTO: MI/IMMANUEL ANTONIUS
    Jakarta: Kementerian PPN/Bappenas menilai industri pengolahan perlu melakukan percepatan bisnis guna menjaga produktivitas dan aktivitas ekonomi. Berbagai macam upaya untuk memulihkan ekonomi menjadi penting dilakukan agar tekanan yang tengah terjadi bisa segera dihilangkan.

    Pertumbuhan ekonomi pada triwulan III-2020 terkontraksi sebesar 3,49 persen yang disebabkan perlambatan konsumsi masyarakat dan pemerintah, serta melambatnya aktivitas investasi dan perdagangan luar negeri. Dampak pandemi covid-19 terhadap sektor industri pengolahan pun cukup signifikan.

    Secara nilai output, sektor industri pengolahan mengalami kontraksi yang sangat signifikan yakni sebesar minus 4,31 persen di triwulan III-2020. Namun demikian, pandemi covid-19 juga sekaligus memberikan dorongan untuk percepatan otomasi, adopsi teknologi, adaptasi digitalisasi, dan inovasi.

    Direktur Industri, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Kementerian PPN/Bappenas Teguh Sambodo mengatakan percepatan perlu dimanfaatkan oleh industri pengolahan untuk menjaga produktivitas dan aktivitas ekonomi. Industri pengolahan perlu mempertimbangkan kondisi less contact economy.

    "Dalam artian kegiatan ekonomi Indonesia tetap berjalan yang diikuti dengan standar hyperconnectivity melalui digitalisasi untuk dapat merespons pasar dengan cukup efektif. Ekosistem yang memfasilitasi interkoneksi rantai pasok juga dapat diperkuat dengan digitalisasi sesuai visi industri 4.0," ujarnya, dalam keterangan resminya, Sabtu, 28 November 2020.

    Saat ini, Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan dalam pengembangan dan pelaksanaan transformasi digital, baik dari sisi SDM maupun teknologi. Riset dan inovasi dalam negeri menjadi aspek krusial yang masih perlu terus didorong untuk merealisasikan adaptasi industri 4.0 secara menyeluruh.

    Ada beberapa strategi pengembangan riset dan inovasi untuk mendukung transformasi digital demi pemulihan ekonomi nasional, yakni memperkuat ekosistem inovasi, mengoptimalkan penggunaan anggaran riset, meningkatkan kemampuan adopsi teknologi dan inovasi, serta mengaplikasikan pengetahuan dan teknologi untuk pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id