Sri Mulyani Yakin Terbentuknya SWF Bantu Pemulihan Ekonomi Tahun Ini

    Eko Nordiansyah - 21 Januari 2021 15:21 WIB
    Sri Mulyani Yakin Terbentuknya SWF Bantu Pemulihan Ekonomi Tahun Ini
    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto: Dok. Setpres



    Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meyakini kehadiran lembaga Sovereign Wealth Fund (SWF) atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI) akan memberi dampak positif. Utamanya dalam membantu pemulihan ekonomi nasional pada tahun ini.

    Ia menyebutkan pemerintah optimistis bahwa pemulihan ekonomi bisa dicapai didukung oleh langkah-langkah strategis. Salah satunya adalah adanya Undang-Undang (UU) Cipta Kerja yang didalamnya mengamanatkan pembentukan LPI.






    "Institusi seperti SWF atau Indonesia Investment Authority akan menjadi instrumen yang melengkapi bagi kita di dalam memulihkan ekonomi," kata dia dalam webinar di Jakarta, Kamis, 21 Januari 2021.

    Sri Mulyani menambahkan, berbagai instrumen ini akan mampu menjadi pelengkap upaya pemerintah dalam mendorong pemulihan ekonomi. Namun, semua ini dilakukan dengan tetap meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian terhadap pandemi covid-19.

    Pembentukan LPI sendiri memiliki target optimalisasi nilai investasi pemerintah pusat, meningkatkan Foreign Direct Investment (FDI), serta mendorong perbaikan iklim investasi. Di tahap awal, pemerintah akan memberikan SWF ini dana sebesar Rp15 triliun.

    Pemerintah juga telah menerbitkan tiga payung hukum untuk LPI yaitu Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 73 Tahun 2020 tentang Modal Awal LPI, PP Nomor 74 Tahun 2020 tentang LPI. PP ini mengatur mengenai tata kelola dan operasionalisasi LPI, dan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 128/P Tahun 2020 tentang Pembentukan Panitia Seleksi Pemilihan Calon Anggota Dewan Pengawas LPI dari Unsur Profesional.

    Saat ini sudah ada tiga nama yang diajukan Presiden yakni Darwin Cyril Noerhadi, Yozua Makes, dan Haryanto Sahari. Ketiganya akan melengkapi Dewan LPI yang terdiri dari menteri keuangan sebagai ketua, menteri BUMN sebagai anggota, serta tiga orang dari unsur profesional dan independen. 

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id