Ancaman Perlambatan Ekonomi Dunia Masih Menghantui

    Damar Iradat - 14 November 2019 14:16 WIB
    Ancaman Perlambatan Ekonomi Dunia Masih Menghantui
    Menteri Keuangan Sri Mulyani. FOTO: Medcom.id/Gervin Purba.
    Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengakui bahwa ekonomi Indonesia masih akan dihadapkan ketidakpastian dan ancaman perlambatan ekonomi dunia.

    Hal ini disertai lemahnya perdagangan, tensi geopolitik, dan perlambatan ekonomi dunia. Sehingga kondisi ini akan memengaruhi Indonesia.

    "Sektor riil sudah mengalami perlambatan, terlihat dari penerimaan perpajakan korporasi yang melemah," kata Ani, sapaan akrabnya, di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 14 November 2019.

    Menurut dia, laju pertumbuhan yang melemah ini harus dihadapi. Salah satu instrumen penting adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai instrumen fiskal sekaligus instrumen untuk menahan (countercyclical) laju pelemahan.

    "APBN sebagai stimulus belanja negara yang efektif dan memiiki dampak langsung terhadap ekonomi," tambahnya.

    Ani mengatakan melalui kebijakan countercyclical, maka defisit APBN 2019 diperkirakan akan melebar hingga 2,2 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), dari yang rencana awalnya 1,84 persen dari PDB.

    "Kita harap langkah untuk meningkatkan defisit dapat menjaga laju pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk dijaga di atas lima persen," pungkasnya.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id