Pesan Sri Mulyani untuk DJP di Tengah Penurunan Penerimaan Pajak

    Eko Nordiansyah - 23 Oktober 2020 11:13 WIB
    Pesan Sri Mulyani untuk DJP di Tengah Penurunan Penerimaan Pajak
    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. FOTO: am2018bali
    Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan penerimaan pajak mengalami tekanan di tengah pandemi covid-19. Pada saat yang sama, pemerintah memberikan insentif kepada dunia usaha untuk membantu mereka bertahan di masa pandemi.

    Sri Mulyani mengungkapkan kondisi ini menjadi sulit bagi para pegawai pajak. Pasalnya mereka diharuskan mampu mengumpulkan pajak untuk membiayai kenaikan belanja negara, namun juga memberikan insentif agar wajib pajak bisa bertahan dan pulih kembali.

    "Maka saya menganggap hari-hari ini kita harus terus-menerus saling mendukung wajib pajak yang memang dalam situasi sangat sulit. Kita akan coba jaga supaya mereka bisa melewati masa sulit," kata dia, dalam video conference di Jakarta, Jumat, 23 Oktober 2020.

    Hingga akhir September 2020, penerimaan pajak termasuk Pajak Penghasilan (PPh) migas sebesar Rp750,6 triliun atau 62,6 persen dari target Rp1.198,8 triliun. Penerimaan pajak terkontraksi 16,9 persen dibandingkan dengan penerimaan pada September tahun lalu.

    "Nah ini lah yang sedang dan terus kita perjuangkan, karena sampai dengan hari ini penerimaan pajak kita sudah mengalami kontraksi hingga lebih dari 17 persen, sementara belanja kita naik. Maka defisit kita meningkat hingga sampai 6,3 persen dari PDB atau lebih dari Rp1.000 triliun dan kita semua tahu bahwa ini harus kita atasi segera," jelas dia.

    Meskipun penerimaan pajak tahun ini turun, Sri Mulyani berharap jajaran Direktorat Jenderal Pajak (DJP) tetap mampu mengumpulkan pajak sesuai target di tahun depan. Sebab kebutuhan belanja negara juga masih cukup tinggi untuk penanganan dampak pandemi.

    "Jadi meskipun penerimaan pajak tahun ini turun, teman-teman dari Direktorat Jenderal Pajak harus tetap mengumpulkan tahun-tahun depan untuk konsolidasi APBN kita, agar APBN kita tidak terus-menerus mengalami defisit besar," pungkasnya. 

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id