Cara Sri Mulyani Cegah Korupsi di Pengelolaan Keuangan Negara

    Eko Nordiansyah - 18 November 2020 13:30 WIB
    Cara Sri Mulyani Cegah Korupsi di Pengelolaan Keuangan Negara
    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto: AFP
    Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bagaimana pencegahan korupsi dilakukan dalam pengelolaan keuangan negara. Menurut dia, upaya ini perlu dilakukan dengan melibatkan berbagai elemen, tak hanya pemerintah tetapi juga masyarakat.

    "Pertama, sumber daya manusianya. Bagaimana kita menginternalisasi nilai-nilai yang positif, tata kelola yang baik transparansi, akuntabilitas, integritas dan itu disusun dengan standar operating prosedur dan aturan yang terus-menerus harus di-review," kata dia dalam webinar Anti Corruption Summit 4 2020 di Jakarta, Rabu, 18 November 2020.

    Di sisi masyarakat, pemerintah harus terus melakukan edukasi tentang tugas dan fungsi dari keuangan negara. Berbagai edukasi baik melalui media ataupun media sosial dilakukan untuk membuka pemahaman masyarakat tentang pengelolaan keuangan negara.

    "Bahkan kami melakukan lomba olimpiade APBN dan membuat video sampai ke level SMP. Kementerian keuangan juga melakukan kegiatan 'Kemenkeu Mengajar' untuk anak-anak SD di dalam rangka kami bisa mengenalkan konsep mengenai keuangan negara sedini mungkin," jelas dia.

    Ia menambahkan, Kementerian Keuangan juga memperkuat pengawasan internal untuk menjaga keuangan negara. Saat ini ada Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang berada di bawah Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan.

    Selain pengawasan internal, pihaknya juga menggandeng berbagai pihak luar seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP), maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengawasi penggunaan uang negara.

    "Terakhir, masalah teknologi. Teknologi informasi sangat membantu kita untuk bisa mengelola keuangan negara dan mencegah korupsi. Berbagai transaksi dilakukan menggunakan digital di dalam rangka untuk mengurangi kemungkinan kebocoran atau terjadinya korupsi," ungkapnya.

    "Ini tentu tidak sempurna karena apapun yang kita lakukan pasti kita menghadapi mereka yang tetap tergoda untuk melakukan kegiatan yang tidak terpuji seperti korupsi. Oleh karena itu pemerintah, Kementerian Keuangan terus melakukan sinergi antar berbagai komponen masyarakat, apakah penegak hukum, seluruh kementerian/lembaga dan daerah, masyarakat dan tentu dengan auditor," lanjut dia.
     

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id