comscore

PNBP dari Setoran Dividen BUMN Melonjak 122,9%

Media Indonesia - 05 Agustus 2022 15:03 WIB
PNBP dari Setoran Dividen BUMN Melonjak 122,9%
Gedung Kementerian BUMN. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu.
Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebutkan setoran dividen BUMN sektor perbankan telah mendorong realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) kekayaan negara dipisahkan (KND) pada semester I-2022 melonjak 122,9 persen (yoy) menjadi Rp35,5 triliun dari Rp15,9 triliun.

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Isa Rachmatawarta mengatakan PNBP KND yang terealisasi Rp35,5 triliun itu telah mencapai 95,7 persen dari target berdasarkan Perpres 98/2022 sebesar Rp37,1 triliun.
"Terima kasih kepada Kementerian BUMN kepada DJKN yang menyediakan pembayaran-pembayaran dividen kepada pemegang saham, termasuk pemerintah sehingga di semester I sudah kumpul Rp35,5 triliun," katanya dalam jumpa pers, dikutip Jumat, 5 Agustus 2022.

Setoran dividen BUMN perbankan

Direktur PNBP SDA dan KND Kemenkeu Kurnia Chairi menuturkan setoran dividen dari BUMN perbankan yang sudah diterima mencapai Rp24,5 triliun, di antaranya terdiri atas:
  1. PT BRI Tbk Rp14 triliun.
  2. PT Bank Mandiri Tbk Rp4,7 triliun.
  3. PT BNI Tbk Rp1,6 triliun.

Sisanya, setoran dividen BUMN berasal dari nonperbankan sebesar Rp10,6 triliun di antaranya:

  1. PT Telkom Indonesia Rp7,3 triliun.
  2. PT Pelindo Rp1,3 triliun.
  3. Mind ID Rp900 miliar.
  4. PT Semen Indonesia Rp522 miliar.
  5. PT Bio Farma Rp150 miliar.
  6. PT Perkebunan Nusantara (PTPN) sekitar Rp150 miliar-Rp220 miliar.
Baca juga: BUMN Dinilai Berikan Kontribusi Signifikan ke APBN

"2021, setoran dividen dari PT Telkom baru disetorkan pada semester II-2021, tetapi karena RUPS sudah dilaksanakan, jadi sudah disetorkan," ujarnya.

Kurnia mengatakan, meski pendapatan PNBP KND sudah hampir memenuhi target, realisasi sisanya juga akan sangat bergantung pada jadwal RUPS BUMN terkait dengan dividen mengingat berpotensi berubah setiap tahun.

"Kita masih tunggu setoran dividen dari PT Pertamina yang saat ini sudah selesai melakukan RUPS. Nanti mungkin sesudah masuknya setoran dari PT Pertamina maka target dapat terpenuhi," jelasnya.

SDA kontributor utama

Secara kumulatif, Kemenkeu mencatat PNBP semester I-2022 sebesar Rp281,0 triliun atau mencapai 83,7 persen dari target yang ditetapkan dalam APBN 2022. Capaian itu tumbuh 35,8 persen lebih tinggi jika dibandingkan dengan periode yang sama 2021.

Isa Rachmatarwata mengatakan, pencapaian itu didorong Sumber Daya Alam (SDA) yang tumbuh signifikan sampai dengan Juni 2022. Hal tersebut membuat pertumbuhan PNBP jauh lebih tinggi ketimbang periode yang sama 2021.

"Pendapatan dari SDA ini memang merupakan komponen terbesar dari PNBP dan yang paling signifikan sekaligus juga paling fluktuatif, ini hampir semuanya fluktuatif dari SDA," ujar Isa.

Pendapatan SDA pada semester I-2022 sebesar Rp114,6 triliun atau 93,9 persen dari target APBN 2022. Realisasi tersebut berasal dari pendapatan SDA minyak bumi dan gas bumi (migas) sebesar Rp74,6 triliun serta pendapatan SDA nonminyak bumi dan gas bumi (nonmigas) sebesar Rp40 triliun.

Sementara itu, pendapatan SDA nonmigas sektor kehutanan pada semester I-2022 mencapai Rp2,2 triliun atau 46,2 persen dari target APBN 2022. Kemudian, ada juga dari pendapatan SDA nonmigas sektor perikanan pada semester I-2022 mencapai Rp611,9 miliar atau 37,6 persen dari target APBN 2022. Jika dibandingkan dengan realisasi 2021, realisasi pendapatan SDA nonmigas sektor perikanan 2022 mengalami peningkatan sebesar 111,8 persen.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id