RI-Singapura Perkuat Kerja Sama Percepat Pemulihan Ekonomi

    Antara - 16 Oktober 2020 07:40 WIB
    RI-Singapura Perkuat Kerja Sama Percepat Pemulihan Ekonomi
    Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. FOTO: Kementerian Perindustrian
    Jakarta: Pemerintah Indonesia dan Singapura sepakat memperkuat kerja sama ekonomi termasuk meningkatkan investasi di sektor teknologi digital. Kesepakatan itu dalam rangka mempercepat upaya pemulihan ekonomi kedua negara akibat terdampak pandemi covid-19.

    "Indonesia-Singapura sepakat melakukan upaya luar biasa dan memunculkan terobosan kebijakan baru untuk memastikan protokol kesehatan ketat dan pemulihan ekonomi dapat berjalan beriringan," kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dikutip dari Antara, Jumat, 16 Oktober 2020.

    Pada pertemuan bilateral itu, Singapura diwakili oleh Menteri Perdagangan dan Industri Chan Chun Sing yang memimpin delegasi.

    Dalam pertemuan tingkat menteri tersebut, kedua negara menekankan pentingnya kesepakatan sebelumnya yakni ratifikasi perjanjian investasi bilateral, kesepakatan travel corridor, perjanjian penghindaran pajak berganda (P3B) dan kebijakan reformasi struktural Indonesia melalui UU Cipta Kerja.

    Airlangga mengatakan kesepakatan tersebut sebagai upaya penyempurnaan iklim investasi dan peningkatan daya saing ekonomi Indonesia di kawasan. Kedua negara juga melihat potensi peningkatan investasi terutama di sektor ekonomi digital, kota pintar, teknologi keuangan, dan perusahaan rintisan berorientasi teknologi digital.

    Indonesia, kata dia, dapat belajar dari negara lain yang membuat kemajuan lebih lanjut sehingga salah satu kerja sama penting yang sedang dikembangkan kedua negara terkait ekonomi digital dan pelatihan talenta muda di bidang teknologi.

    Selain itu, pertemuan bilateral ini juga membahas capaian kerja sama ekonomi bilateral dari enam kelompok kerja (working group/WG) yakni WG Batam, Bintan, Karimun (BBK) dan kawasan ekonomi khusus (KEK); WG investasi; WG transportasi; WG pariwisata; WG ketenagakerjaan; dan WG agribisnis.

    Kedua menteri menyepakati laporan kemajuan kerja sama enam kelompok kerja itu untuk dilaporkan kepada kedua kepala pemerintahan. Sementara itu, Singapura, lanjut dia, merupakan mitra dagang terbesar ketiga bagi Indonesia dan Indonesia merupakan mitra dagang terbesar keenam bagi Singapura.

    Dalam hal investasi, Singapura merupakan sumber utama investasi asing langsung bagi Indonesia selama 2014-2019 dengan total investasi sebesar USD6,5 miliar pada 2019 dan sektor pariwisata tercatat sebanyak 1,61 juta wisatawan Singapura berwisata ke Indonesia tahun lalu.

    Sedangkan nilai ekspor Indonesia ke Singapura sampai Agustus 2020 sebesar USD7,42 miliar atau turun 15,06 persen dibandingkan periode sama 2019 sebesar USD8,74 miliar. Sementara itu, impor sampai Agustus 2020 tercatat sebesar USD8,18 miliar dengan penurunan 28,26 persen dibandingkan periode sama 2019 sebesar USD11,41 miliar.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id