Setahun, Utang BUMN Naik Lebih dari Rp200 Triliun

    Suci Sedya Utami - 15 Oktober 2019 19:19 WIB
    Setahun, Utang BUMN Naik Lebih dari Rp200 Triliun
    Gedung Kementerian BUMN. FOTO: dok Kementerian BUMN.
    Jakarta: Bank Indonesia (BI) merilis posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada Agustus 2019 sebesar USD393,5 miliar atau setara dengan Rp5.902 triliun (asumsi kurs APBN 2019 Rp15.000).

    Mengutip data BI, Selasa, 15 Oktober 2019, dari jumlah tersebut, besaran utang yang berasal dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebesar USD51,06 miliar atau setara Rp765 triliun. Jumlah tersebut mengalami peningkatan USD14,57 miliar atau setara Rp218,62 triliun dari posisi yang sama di tahun lalu yang sebesar USD36,49 miliar.

    Apabila dirinci, utang BUMN tersebut terdiri dari utang perbankan sebesar USD7,58 miliar atau naik dibanding Agustus tahun lalu yang sebesar USD6,02 miliar.

    Kemudian utang lembaga keuangan bukan bank (LKBB) sebesar USD3,77 miliar, naik dibanding periode yang sama di 2018 sebesar USD3,84 miliar.

    Serta utang perusahaan bukan lembaga keuangan sebesar USD39,51 miliar, meningkat dibanding Agustus 2018 yang sebesar USD26,64 miliar.

    Sebelumnya Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro mengatakan kendati perusahaan pelat merah mengalami peningkatan utang namun posisi tersebut masih dalam batas yang aman. Ia bilang kenaikan terjadi lantaran perusahan BUMN terus berkembang.

    "Ya namanya perusahaan tumbuh berkembang besar butuh investasi. Investasi kan ada porsi ekuiti dan utang," kata Imam.

    Imam menuturkan jumlah tersebut tidak perlu dikhawatirkan. Sebab kemampuan membayar utang pun masih aman dilihat dari pendapatan BUMN yang dinilai lebih besar.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id