• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Kemenkeu: Perencanaan Anggaran Dorong Penyerapan Belanja

06 Desember 2018 12:02 wib
Kementerian Keuangan (Foto: Setkab)
Kementerian Keuangan (Foto: Setkab)

Nusa Dua: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan perencanaan anggaran yang baik dapat mendorong penyerapan belanja pemerintah sejak awal tahun. Adapun perencanaan terus dimaksimalkan agar memberikan efek positif terhadap belanja pemerintah yang nantinya berkontribusi terhadap perekonomian secara keseluruhan.

"Kita terus belajar agar perencanaan dapat lebih baik dan lelang bisa dilakukan lebih awal," kata Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani, seperti dikutip dari Antara, Kamis, 6 Desember 2018.

Askolani menjelaskan percepatan belanja sejak awal tahun ini sudah dilakukan sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan telah dilaksanakan dengan efektif oleh para pimpinan kementerian dan lembaga (k/l). Perbaikan yang dilakukan selama empat tahun telah memberikan dampak sehingga realisasi belanja pemerintah tidak lagi menumpuk di akhir tahun.

"Seluruh proses ini tidak statis, dinamis, inovatif dan reform, tetapi prinsip ini berlaku untuk semua pemegang kebijakan dan keputusan," katanya.

Berbagai upaya pembenahan yang telah dilakukan mencakup percepatan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan melakukan lelang pengadaan sejak awal Desember. "Penyerahan DIPA semakin lama semakin cepat, kalau lebih awal di Desember, maka k/l bisa langsung belanja. Kecepatan penyerahan DIPA ini menjadi kunci," ujar Askolani.

Selain itu, tambahnya, juga melakukan penunjukan para pejabat kuasa pemegang anggaran dengan cepat sebelum tahun anggaran berjalan agar penandatanganan kontrak tidak terlambat. Askolani menjelaskan melalui perbaikan pola penyerapan ini maka kualitas belanja dapat lebih baik dan efektif sejak awal tahun anggaran berjalan.

"Kalau kita biarkan pola di penghujung, kesannya k/l hanya melakukan percepatan belanja tanpa persiapan matang. Ini masih terjadi beberapa tahun lalu. Kita maunya belanja dirasakan sejak Januari," pungkasnya.

Hingga akhir Oktober 2018, Kementerian Keuangan mencatat realisasi belanja pemerintah pusat telah mencapai Rp1.074,4 triliun atau 73,9 persen dari pagu. Realisasi tersebut tumbuh sebesar 19,6 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada akhir Oktober 2017.


(ABD)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.