Pemulihan Ekonomi Belum Pasti Meski Vaksin Covid-19 Tersedia

    Eko Nordiansyah - 13 Oktober 2020 15:35 WIB
    Pemulihan Ekonomi Belum Pasti Meski Vaksin Covid-19 Tersedia
    Ilustrasi kendala pemulihan ekonomi nasional - - Foto: Medcom
    Jakarta: Ekonom Chatib Basri menilai keberadaan vaksin covid-19 menjadi titik terang dalam penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi nasional. Namun dibalik itu semua, pemerintah masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah, yakni kendala dalam mendistribusikan vaksin ke masyarakat.

    "Katakanlah vaksin tersedia Januari, atau Desember tahun ini, terus kita mau kasih berapa orang? Saya membaca kira-kira 170 juta sampai 180 juta, dalam jangka pendek 25 juta dan akan fokus ke tenaga kesehatan, lansia, dan yang rentan," katanya dalam seminar virtual di Jakarta, Selasa, 13 Oktober 2020.

    Untuk vaksinasi sebanyak 25 juta orang saja, dibutuhkan 68 ribu vaksin per hari untuk waktu selama 365 hari atau setahun. Chatib menambahkan pemerintah tak mungkin memiliki sumber daya manusia (SDM) untuk menyuntikkan vaksin dalam jumlah besar sepanjang tahun.

    "Kita ada resources enggak suntik orang 68 ribu setiap hari. Tidak ada lebaran, tidak ada natal, sepanjang tahun? Artinya butuh resource, walaupun mampu butuh satu tahun penuh untuk distribusi," jelas dia.

    Selama masa itu, protokol kesehatan tetap akan menjadi hal yang harus dijalankan oleh seluruh pihak. Termasuk perusahaan, yang harus tetap menjaga kapasitas pekerjanya hanya 50 persen saja. Artinya investasi perusahaan juga tidak bisa penuh 100 persen.


    "Perusahaan tidak bisa (beroperasi) 100 persen, artinya riil investment masih menunggu. Pada 2021 artinya belum tentu bisa berharap private investment bisa kick in. Karena itu butuh APBN, ini kenapa fiskal harus ekspansif," pungkasnya. 

    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id