UU PNBP Genjot Penerimaan Negara

    27 Juli 2018 11:01 WIB
    UU PNBP Genjot Penerimaan Negara
    Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Mukhammad Misbakhun. (FOTO: Medcom.id/Nur Azizah)
    Jakarta: Rapat Paripurna DPR, kemarin, menyetujui Rancangan Undang-Undang tentang Penerimaan Negara bukan Pajak (RUU PNBP) menjadi undang-undang. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan RUU sebagai revisi UU Nomor 20 Tahun 1997 tentang PNBP tersebut diharapkan mampu mengatasi berbagai permasalahan dalam pengelolaan PNBP.

    Fraksi Partai Golkar DPR RI optimistis undang-undang ini dapat menguatkan kebijakan ekonomi pemerintah.

    "UU PNBP merupakan strategi penting untuk menjaga penerimaan negara, terutama untuk menopang APBN dari sektor nonpajak," kata anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Mukhammad Misbakhun, saat membacakan pandangan fraksinya.

    Untuk diketahui, berdasarkan data Direktorat Anggaran Kementerian Keuangan, rata-rata kontribusi PNBP terhadap APBN sejak 2005 hingga 2017 sebesar 25,71 persen.

    Menurut Sri Mulyani, permasalahan dan tantangan dalam pengelolaan PNBP selama ini antara lain masih adanya pungutan yang tidak memiliki dasar hukum yang kuat, PNBP yang terlambat atau tidak disetor ke kas negara, maupun penggunaan langsung PNBP yang dilakukan di luar mekanisme APBN.

    Dalam rapat kemarin, pokok-pokok penyempurnaan RUU PNBP yang telah disepakati antara lain definisi dan ruang lingkup PNBP dengan menghilangkan berbagai pungutan yang selama ini tidak mempunyai dasar hukum yang jelas. Pokok penyempurnaan berikutnya menyangkut pengaturan tarif PNBP dengan mempertimbangkan dampak pengenaan tarif terhadap masyarakat, dunia usaha, pelestarian alam dan lingkungan, sosial budaya, serta aspek keadilan.

    "Termasuk pengaturan kebijakan pengenaan tarif sampai dengan Rp0 (nol rupiah) atau nol persen untuk kondisi tertentu," kata Sri Mulyani. (Media Indonesia)



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id