comscore

Inflasi di Indonesia Relatif Terkendali Dibandingkan Lonjakan di Sejumlah Negara

Eko Nordiansyah - 05 Juli 2022 13:37 WIB
Inflasi di Indonesia Relatif Terkendali Dibandingkan Lonjakan di Sejumlah Negara
Inflasi ekonomi indonesia. Foto : MI.
Jakarta: Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan, inflasi Indonesia masih tergolong moderat dibandingkan dengan banyak negara di dunia. Meskipun inflasi Juni 2022 sedikit meningkat di level 4,35 persen (year on year).

Padahal laju inflasi di Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa terus mencatatkan rekor baru dalam 40 tahun terakhir yaitu sebesar 8,6 persen dan 8,8 persen. Sementara di Argentina dan Turki, laju inflasi masing-masing mencapai 60,7 persen dan 73,5 persen.
 
baca juga: Dukung Ekspor, DJBC Buka Konsultasi Bimbingan bagi IKM

"Pemerintah melalui instrumen APBN, berhasil meredam tingginya tekanan inflasi global, sehingga daya beli masyarakat serta momentum pemulihan ekonomi nasional masih tetap dapat dijaga," kata dia dalam keterangan resminya, Selasa, 5 Juli 2022.
Meskipun demikian, pemerintah akan terus memantau dan memitigasi berbagai faktor yang akan berpengaruh pada inflasi nasional, baik yang berasal dari eksternal maupun domestik. Apalagi kenaikan inflasi pada bulan lalu disebabkan oleh harga pangan.

"Inflasi Juni mengalami peningkatan yang terutama disebabkan oleh kenaikan harga pangan bergejolak (volatile food) yang signifikan mencapai 10,07 persen (yoy) dibandingkan pada Mei sebesar 6,05 persen (yoy)," ungkapnya.

Komoditas pangan yang meningkat yaitu cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah akibat curah hujan di wilayah sentra sehingga menimbulkan gagal panen dan terganggunya distribusi. Disisi lain, harga minyak goreng mulai turun seiring melandainya harga CPO.

Ia menambahkan perkembangan harga pangan akibat risiko cuaca dan tekanan harga global karena restriksi ekspor di beberapa negara produsen pangan perlu terus diwaspadai. Oleh karena itu, pemerintah akan berupaya menjaga pasokan serta keterjangkauan harga.

"Pangan sangat penting bagi masyarakat sehingga pemerintah akan terus mengantisipasi dan memitigasi risiko dari kenaikan harga kelompok pangan bergejolak melalui berbagai kebijakan untuk menjamin kecukupan pasokan dan keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat," pungkasnya.

(SAW)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id