comscore

Kemenkeu: Pasar Respons Baik Penurunan Target Lelang SBN

Antara - 06 Juli 2022 10:19 WIB
Kemenkeu: Pasar Respons Baik Penurunan Target Lelang SBN
Ilustrasi. FOTO: MI/USMAN ISKANDAR
Jakarta: Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR Kemenkeu) melaporkan pelaku pasar merespons dengan baik penurunan target lelang Surat Berharga Negara (SBN). Kondisi itu seiring dengan proyeksi realisasi penurunan defisit APBN 2022.

Mengutip Antara, Rabu, 6 Juli 2022, Direktur Surat Utang DJPPR Kemenkeu Deni Ridwan menuturkan pengurangan target penerbitan SBN (neto) dilakukan melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 tahun 2022 dari Rp991 triliun menjadi Rp961 triliun.
Respons positif investor tercermin dari penawaran atau bids yang masuk pada lelang hari ini sebesar Rp25,98 triliun yang secara bid to cover ratio meningkat menjadi 1,88 kali dibandingkan dengan sebelumnya 1,86 kali, sehingga diserap dana Rp13,8 triliun dari lelang kali ini.

Kendati demikian, ia mengatakan kondisi pasar domestik masih dibayangi kehati-hatian mengantisipasi tingginya tingkat inflasi global dan kemungkinan terjadinya resesi di Amerika Serikat. Selain itu, kebijakan bank sentral lebih lanjut dalam mengendalikan inflasi dan menjaga pertumbuhan ekonomi masih menjadi fokus utama investor.
Baca: Laju Saham Wall Street Bervariasi, S&P dan Nasdaq Naik

Adapun seri benchmark dengan tenor lima dan 10 tahun kembali mendominasi permintaan investor pada lelang hari ini, yang mencapai 73,73 persen dari total penawaran masuk dan 66,67 persen dari total penawaran yang diberikan.

Penawaran masuk terbesar masih pada tenor 10 tahun yaitu sebesar Rp13,66 triliun atau 52,57 persen dari total penawaran masuk dan dimenangkan sebesar Rp5,5 triliun atau 39,86 persen dari total penawaran yang diberikan.

Di sisi lain, Deni mengungkapkan, partisipasi investor asing mayoritas juga pada tenor lima dan 10 tahun, dengan total penawaran masuk mencapai Rp3,57 triliun atau 13,74 persen dari total penawaran masuk, dan dimenangkan sebesar Rp1,69 triliun atau 47,31 persen dari total penawaran masuk investor asing.

Level rata-rata tertimbang yang dimenangkan (Weighted Average Yield/WAY) pada lelang hari ini mengikuti kondisi pasar saat ini yang masih cenderung dinamis terpengaruh kondisi global. Untuk FR0091 (benchmark tenor 10 tahun) WAY yang dimenangkan lebih rendah 21 basis poin dibanding lelang sebelumnya.

Sesuai dengan kalender penerbitan SBN 2022, lelang penerbitan surat utang negara (SUN) selanjutnya akan dilaksanakan pada 19 Juli 2022.

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id