Dampak Terburuk Telah Berakhir, Sri Mulyani Tetap Hati-Hati dengan Covid-19

    Eko Nordiansyah - 18 November 2020 12:54 WIB
    Dampak Terburuk Telah Berakhir, Sri Mulyani Tetap Hati-Hati dengan Covid-19
    Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Medcom.id/Suci Sedya Utami.
    Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut dampak negatif akibat pandemi covid-19 telah berakhir. Hal ini terlihat dari pemulihan ekonomi yang mulai terjadi pada kuartal III-2020 dibandingkan dengan yang terjadi pada kuartal II.

    Pada kuartal III-2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencatat kontraksi 3,49 persen. Meski masih mengalami pertumbuhan negatif, ekonomi Indonesia mengalami penurunan kontraksi dibandingkan dengan kuartal II-2020 yang mencatat minus 5,32 persen.

    "Kita mungkin melihat yang terburuk telah berakhir, terutama pada kuartal II tahun ini ketika kontraksi sangat dalam, tetapi kami melihat rebound pada kuartal III," kata dia dalam webinar Bloomberg Economy Forum di Jakarta, Rabu, 18 November 2020.

    Sayangnya ia menyebut, pemerintah akan tetap berhati-hati dengan perkembangan pandemi covid-19 yang sekarang terjadi. Apalagi di sejumlah negara maju di Eropa maupun Amerika Serikat saat ini tengah menghadapi gelombang kedua covid-19.

    "Kami masih perlu sangat berhati-hati karena covid masih ada. Kita lihat di beberapa negara ada gelombang kedua, yang benar-benar bisa membuat langkah mundur dari kemajuan (pemulihan ekonomi) ini," jelas dia.

    Ia menambahkan, pemerintah berupaya menjaga pemulihan ekonomi tetap bisa berlanjut ke depannya. Salah satunya dengan menjaga kepercayaan masyarakat kelas menengah atas agar konsumsi rumah tangga sebagai mesin pendorong ekonomi tetap bisa bergerak.

    "Yang terpenting adalah kepercayaan masyarakat kelas menengah atas, konsumen di Indonesia. Ini belum membuahkan hasil, dan itulah tantangan pemulihan, dan itu akan menjadi salah satu bagian terpenting bagi bisnis untuk terus bertahan dan pulih ketika mereka melihat bahwa permintaan di pasar benar-benar berkembang," ungkapnya.

    "Dan itu sebenarnya sangat penting untuk memulihkan kepercayaan, tetapi kepercayaan itu sangat bergantung pada apakah covid dapat ditangani. Apakah vaksin kami dapat ditemukan, dan kemudian didistribusikan secara merata," lanjut dia.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id