Defisit Transaksi Berjalan Masih Jadi Tantangan Menteri Ekonomi

    Nia Deviyana - 22 Oktober 2019 06:23 WIB
    Defisit Transaksi Berjalan Masih Jadi Tantangan Menteri Ekonomi
    Ekonom Universitas Indonesia Lana Soelistianingsih. FOTO: Medcom.id.
    Jakarta: Menteri di bidang ekonomi masih memiliki pekerjaan rumah yang krusial, yakni memperbaiki defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) yang terus membengkak. Hal ini akibat ketidakpastian masih akan membayangi perekonomian global ke depan.

    Ekonom Universitas Indonesia Lana Soelistianingsih mengatakan meningkatkan ekspor adalah cara yang paling efektif untuk mengatasi CAD. Namun, hal itu tidak juga mudah direalisasikan karena Indonesia masih lemah di industri hulu.

    "Sehingga ekspor pariwisata bisa jadi alternatif untuk ditingkatkan. Namun, untuk mendorong ini juga tidak mudah karena berwisata di Indonesia, taruhlah ke daerah Timur itu cukup mahal. Sebagai contoh wisata ke Raja Ampat lebih mahal dibandingkan ke Selandia Baru," ujar Lana saat dihubungi Medcom.id, Senin, 21 Oktober 2019.

    Kedua, meningkatkan investasi menjadi hal yang mutlak dilakukan untuk menekan CAD. Untuk merealisasikan hal ini, Lana menilai Indonesia harus melakukan pendekatan yang berbeda.

    "Harus menjemput bola kita. Door to door ke negara tujuan, harus agresif," kata dia.

    Lana bilang, sektor yang harus disegerakan untuk dibenahi adalah industri obat. Saat ini, untuk memproduksi obat indonesia masih mengandalkan bahan baku impor.

    "Kalau enggak dibenahi, jumlah penduduk kita banyak, sementara obat adalah kebutuhan yang tidak bisa ditawar lagi. Kalau kita terus menerus impor bisa membebani CAD makin berat lagi," pungkasnya.

     



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id