Anggaran Pemindahan Ibu Kota di RAPBN 2020 Masih Terbatas

    Eko Nordiansyah - 27 Agustus 2019 14:50 WIB
    Anggaran Pemindahan Ibu Kota di RAPBN 2020 Masih Terbatas
    Menteri Keuangan Sri Mulyani. MI/Susanto.
    Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku anggaran pemindahan ibu kota sebenarnya sudah ada di Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020. Namun jumlah anggaran untuk pemindahan ibu kota masih terbatas.

    "Saya lihat dari Menteri PU dan Menhub ada beberapa pos (anggaran) mereka sediakan tapi jumlahnya belum signifikan," kata dia ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 27 Agustus 2019.

    Dirinya menjelaskan anggaran yang sudah ada sebatas untuk kajian dan rencana awal pembangunan infrastruktur di lokasi ibu kota baru. Pemerintah akan menunggu masterplan dari Kementerian PUPR dan Undang-Undang yang akan disusun bersama dengan DPR.

    "Nanti akan lihat, karena kalau masterplan belum terkomunikasikan dan landasan hukum seperti UU-nya untuk pemindahan ibu kota (belum ada), sehingga nanti kita lihat secara bersama," jelas dia.

    Menurutnya, Kementerian Keuangan akan memperhitungkan kebutuhan modal untuk pemindahan ibu kota baru. Namun semuanya harus menunggu selesainya masterplan dari Kementerian PUPR dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

    Selain itu, pemerintah juga akan mempertimbangkan seluruh aset yang dimiliki di DKI Jakarta. Termasuk bagaiaman penggunaan aset pemerintah yang ada sekarang ini, setelah pemindahan ibu kota yang dilakukan ke Kalimantan Timur.

    "Itu semua masuk di dalam rencana yang nanti kita kaji secara matang. Kami lihat keseluruhan kemungkinan pembiayaan, dan kita harapkan bisa seminimal mungkin," pungkasnya.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id