RI Dapat Peringkat Investment Grade dari Fitch, Ini Pengertiannya

    Husen Miftahudin - 26 November 2021 14:26 WIB
    RI Dapat Peringkat <i>Investment Grade</i> dari Fitch, Ini Pengertiannya
    Ilustrasi grafik perbandingan pertumbuhan investasi selama 10 tahun - - Foto: dok Kemenkeu



    Jakarta: Lembaga pemeringkat Fitch menyematkan Sovereign Credit Rating Indonesia pada peringkat BBB atau Investment Grade dengan outlook stabil. Peringkat itu disematkan Fitch pada 22 November 2021, sama seperti peringkat Indonesia pada pemeringkatan sebelumnya.

    Investment Grade merupakan peringkat investasi yang menandakan obligasi/utang pemerintah atau korporasi memiliki risiko gagal bayar yang relatif rendah, sehingga memiliki tingkat kepercayaan yang berkelanjutan dalam jangka panjang.

    Peringkat Investment Grade biasanya diberikan kepada suatu negara yang memiliki fundamental ekonomi kuat, stabilitas politik dalam jangka panjang solid, dan memiliki manajemen anggaran pemerintah serta kebijakan moneter yang prudent atau berhati-hati. Ini umumnya ditandai dengan defisit anggaran yang rendah, rasio utang yang rendah, dan inflasi yang terkendali.

    Jika lembaga pemeringkat menyatakan penurunan peringkat dari Investment Grade akan sangat bermasalah karena dapat memengaruhi surat utang pemerintah atau obligasi perusahaan serta kepercayaan investor.

    Sebaliknya, kenaikan peringkat ke level Investment Grade dianggap sebagai penanda tingkat kepercayaan terhadap suatu negara meningkat, sehingga investor berpeluang memindahkan dana dari instrumen investasi jangka pendek (seperti saham) ke instrumen jangka panjang seperti Foreign Direct Investment (FDI) atau investasi asing langsung.

    Fitch memberikan peringkat berdasarkan skala untuk mengidentifikasi peringkat kualitas kredit suatu perusahaan atau negara, mulai dari AAA hingga D. Untuk peringkat AAA, perusahaan/negara dinyatakan berkualitas terbaik, layak, dan stabil.

    Peringkat AA, perusahaan/negara dinyatakan berkualitas sedikit lebih berisiko dibandingkan dengan AAA. Sedangkan peringkat A menunjukkan situasi ekonomi dapat berpengaruh pada kondisi keuangan perusahaan/negara. Adapun peringkat BBB adalah perusahaan/negara kelas menengah dimana saat ini dalam kondisi memuaskan.

    Untuk peringkat BB ada kecenderungan mengalami perubahan dalam situasi ekonomi. Sementara peringkat B perlu perhatian karena adanya variasi situasi keuangan. Peringkat CCC menunjukkan perusahaan/negara saat ini tengah goyah dan tergantung pada kondisi ekonomi yang menguntungkan agar dapat memenuhi kewajibannya.

    Peringkat CC sangat goyah, obligasi yang sangat spekulatif. Peringkat C sangat goyah dan kemungkinan pailit atau menunggak pembayaran, tetapi tetap dapat melanjutkan pembayaran obligasinya. Sedangkan peringkat D gagal bayar dalam kewajibannya.

    Peringkat kredit sangat penting karena menyampaikan risiko terkait dengan pembelian obligasi tertentu. Peringkat kredit tingkat investasi menunjukkan risiko gagal bayar kredit yang rendah, menjadikan sebagai sarana investasi yang menarik, terutama bagi investor konservatif.
    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id