Meski Masih Minus, Ekonomi RI Sudah Tunjukkan Sinyal Pemulihan

    Eko Nordiansyah - 21 Oktober 2020 19:31 WIB
    Meski Masih Minus, Ekonomi RI Sudah Tunjukkan Sinyal Pemulihan
    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: dok. Kemenko Perekonomian.
    Jakarta: Pertumbuhan ekonomi Indonesia mulai menunjukan pemulihan dari dampak pandemi covid-19. Meski diprediksi masih akan mengalami kontraksi di kuartal III-2020, namun akan lebih rendah dari kuartal sebelumnya, yaitu minus 2,1 persen.

    Hal ini berdasarkan bahan paparan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam seminar virtual mengenai Outlook 2021: The Year Opportunity di Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2020.

    Kontraksi ekonomi kuartal III lebih baik dari minus 5,32 persen di kuartal II lalu, meski lebih rendah dari pertumbuhan 2,97 persen di kuartal I. Sementara untuk kuartal IV, ekonomi diprediksi tumbuh sebesar 0,06 persen.

    Perkiraan pertumbuhan ekonomi ini merupakan titik tengah dari proyeksi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang menyebut, ekonomi akan terkontraksi antara minus 2,9 persen sampai minus satu persen di kuartal III-2020.

    "Forecast terbaru kita pada September untuk 2020 adalah minus 1,7 persen sampai minus 0,6 persen. Ini artinya, negatif territory kemungkinan terjadi pada kuartal III dan mungkin juga masih akan berlangsung untuk kuartal IV," kata dia dalam video conference di Jakarta, Selasa, 22 September 2020 lalu.

    Dibandingkan negara lain, pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III dan IV hanya kalah dibandingkan Tiongkok yang tumbuh positif 4,9 persen dan enam persen, serta Jepang 15,4 persen dan lima persen.

    Sementara dibandingkan negara tetangga, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih lebih baik. Singapura misalnya, pertumbuhan ekonominya masih terkontraksi minus 7,3 persen di kuartal III dan minus 3,6 persen di kuartal IV.

    Adapun ekonomi Thailand akan minus 8,8 persen di kuartal III dan minus 5,6 persen di kuartal IV, Malaysia minus 4,25 persen dan minus satu persen, sedangkan Filipina minus 8,3 persen dan minus 4,2 persen.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id