Sri Mulyani: Krisis Pandemi Momentum untuk Perkuat Reformasi Struktural

    Eko Nordiansyah - 16 April 2021 11:26 WIB
    Sri Mulyani: Krisis Pandemi Momentum untuk Perkuat Reformasi Struktural
    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - - Foto: dok AFP



    Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meyakini Indonesia mampu melewati krisis seperti pandemi global covid-19 yang kini tengah terjadi. Bahkan pemerintah bisa menggunakan momentum tersebut untuk memperkuat reformasi strukturalnya.

    "Setiap Indonesia menghadapi krisis, seperti krisis keuangan global 2008-2009 atau bahkan krisis keuangan Asia yang paling parah, kita gunakan krisis tersebut sebagai peluang untuk mempercepat reformasi struktural," kata dia dilansir dari laman resmi Kemenkeu, Jumat, 16 April 2021.






    Ia menilai pandemi menjadi kesempatan untuk melakukan perubahan, baik dari sisi pengelolaan APBN maupun reformasi struktural melalui Undang-Undang Cipta Kerja untuk mendorong investasi. Dari sisi fiskal, Indonesia juga melakukan reformasi perpajakan, baik dari sisi legislasi maupun sistem perpajakan.

    Perbaikan iklim bisnis dan investasi, sebagian besar telah dilakukan melalui Omnibus Law UU Cipta Kerja yang dimaksudkan untuk mengatasi berbagai kendala pembangunan, termasuk peningkatan kemudahan berusaha, reformasi hukum ketenagakerjaan dan pembentukan Sovereign Wealth Fund.

    "Indonesia juga telah memiliki Undang-Undang Cipta Kerja yang dibuat untuk memperbaiki iklim investasi agar dapat memperkuat daya saing, produktivitas, dan mengembangkan inovasi di Indonesia," ungkapnya.

    Meski begitu, Sri Mulyani mengingatkan bahwa kesuksesan dari reformasi ini sangat membutuhkan bantuan dari kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, terutama dari sisi prioritas penggunaan anggaran. Program jaring pengaman sosial juga harus diperkuat untuk memberi perhatian penuh terhadap usaha-usaha mengentaskan kemiskinan dan ketimpangan dalam masyarakat.

    "Jadi, kami tidak hanya melihat pandemi sebagai suatu hal yang bersifat jangka pendek kemudian bagaimana memulihkan ekonomi setelahnya, tetapi kami juga melihat masalah fundamental dan struktural ini dan mencoba untuk membangun hal yang benar dalam memperkuat akuntabilitas pemerintahan dan efektivitas semua kebijakan di Indonesia," pungkas dia.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id