comscore

Menkeu: PPS Diikuti Lebih dari 247 Ribu Wajib Pajak dengan Setoran Rp61,01 Triliun

Eko Nordiansyah - 01 Juli 2022 18:33 WIB
Menkeu: PPS Diikuti Lebih dari 247 Ribu Wajib Pajak dengan Setoran Rp61,01 Triliun
Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Jakarta: Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat program pengungkapan sukarela (PPS) sudah diikuti lebih dari 247 ribu wajib pajak sampai dengan hari terakhir. Jumlah Pajak Penghasilan (PPh) yang disetorkan ke kas negara mencapai Rp61,01 triliun.

"Jumlah WP yang mengikuti baik OP (Orang Pribadi) maupun badan adalah 247.918 wajib pajak dan mereka itu diberikan surat keterangan atas harta yang mereka laporkan sebanyak 308.059 surat keterangan," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam video conference, Jumat, 1 Juli 2022.
Jika dirinci, jumlah nilai harta bersih yang diungkap dalam PPS mencapai Rp594,82 triliun. Ini terdiri dari deklarasi harta dalam negeri dan repatriasi sebesar Rp512,57 triliun, harta yang diinvestasikan sebesar Rp22,34 triliun, dan deklarasi harta di luar negeri sebesar Rp59,91 triliun.
 
Baca juga: Wajib Pajak Tak Ikut Program Pengungkapan Sukarela, Siap-Siap Ini Konsekuensinya!


Berdasarkan kebijakan, PPS didominasi oleh peserta Kebijakan I dengan 82.456 surat keterangan sedangkan Kebijakan II sebanyak 225.603 surat keterangan. Artinya kebanyakan peserta merupakan wajib pajak dengan basis pengungkapan harta antara 2016 sampai dengan 2020.

"Kalau dilihat dari jumlah kewajiban yang dibayarkan cukup berimbang. Bahkan kalau kita lihat mereka yang ikut tax amnesty pertama itu lebih besar bayaran yang kita peroleh atau setoran mencapai Rp32,91 triliun dari Rp61 triliun, sedangkan sisanya Rp28,1 triliun adalah yang ikut kebijakan II," ungkapnya.

Selanjutnya, deklarasi dalam negeri dalam PPS ini mencapai Rp498,88 triliun dengan harta yang direpatriasi sebesar Rp13,7 triliun. Kemudian untuk investasi dalam negeri tercatat sebesar Rp19,98 triliun dengan repatriasi sebesar Rp2,36 triliun sampai akhir pelaksanaan PPS pada 30 Juni 2022.

"Ini adalah peta yang tadi melengkapi informasi yang Direktorat Jenderal Pajak sebetulnya sudah sekarang mendapatkan dari Automatic Exchange of Information (AEoI) dan dari berbagai laporan keuangan yang diakses oleh Direktorat Jenderal Pajak," pungkas dia.

(HUS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id