Alasan Realisasi Anggaran Kesehatan Penanganan Covid-19 Baru 21,07%

    Eko Nordiansyah - 23 September 2020 15:21 WIB
    Alasan Realisasi Anggaran Kesehatan Penanganan Covid-19 Baru 21,07%
    Ilustrasi. Foto: Antara/Sigid Kurniawan
    Jakarta: Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional mengungkap alasan penyerapan anggaran kesehatan untuk penanganan covid-19 masih minim. Bahkan realisasi anggaran merupakan yang paling kecil dibandingkan klaster lainnya.

    Hingga 16 September lalu, realisasi anggaran kesehatan untuk penanganan covid-19 baru sebesar Rp18,45 triliun. Realisasi tersebut setara 21,07 persen dari pagu dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp87,5 triliun.

    "Memang ada dari anggaran kesehatan ini yang pembayarannya ini dilakukan sekali tiga bulan," kata Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Raden Pardede dalam webinar di Jakarta, Rabu, 23 September 2020.

    Saat ini, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan terus berupaya mendorong percepatan realisasi anggaran kesehatan ini. Sampai akhir tahun diprediksi anggaran kesehatan bisa terealisasi sebesar 96 persen dari pagu atau sekitar Rp84,02 triliun.

    "Ternyata Kementerian Kesehatan akan mengucurkan anggaran kesehatan ini lebih cepat lagi di Oktober, kemudian juga nanti di Desember dalam jumlah yang besar sekali," ungkapnya.

    Raden menambahkan pemerintah juga akan memprioritaskan penanganan covid-19 di delapan provinsi. Selain itu, ada antisipasi tambahan dana jika terjadi kemungkinan masalah covid-19 saat pelaksanaan Pilkada 2020.

    "Insentif nakes akan diperlancar, yang sebelumnya sekali tiga bulan ke depan ini menjadi sekali sebulan. Jadi akan cukup lancar nanti tingkat penyerapan anggaran kesehatan bisa meningkat secara signifikan," pungkas dia. 

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id