Kemenkeu Masih Verifikasi Desa Fiktif Selain di Konawe

    Eko Nordiansyah - 15 Januari 2020 13:39 WIB
    Kemenkeu Masih Verifikasi Desa Fiktif Selain di Konawe
    Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu Astera Primanto Bhakti. Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah.
    Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah menyisir keberadaan desa fiktif yang masih mendapatkan dana desa. Selain di Konawe Sulawesi Tenggara, Kemenkeu masih memverifikasi jumlah desa yang ada.

    Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu Astera Primanto Bhakti mengatakan pihaknya bekerja sama dengan pemerintah daerah dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

    "Karena di sana lah sebenarnya yang punya andil langsung untuk melihat daripada daerahnya seperti apa," kata dia di Gedung Kemenkeu, Jakarta Pusat, Rabu, 15 Januari 2020.

    Dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 205 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Dana Desa, Kemenkeu juga bisa mendapatkan soal data jumlah desa dari pemerin daerah. Kepala daerah bupati/wali kota diwajibkan memverifikasi jumlah desa yang ada di wilayah masing-masing.

    "Data desa itu juga bisa kita dapatkan langsung dari daerah. Jadi, ini ada suatu check and balance antara data dari Kemendagri dan data yang disampaikan ke kita. Buntutnya kita koordinasi kalau ada data yang beda," jelas dia.

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebelumnya telah menyetop penyaluran dana desa ke 56 desa di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Penghentian penyaluran dana desa ini akibat adanya temuan desa fiktif di wilayah tersebut.

    Menurut dia, kemunculan desa fiktif berawal dari peraturan daerah (perda) nomor 7 tahun 2011 di Kabupaten Konawe yang menyebutkan ada 56 desa di wilayah tersebut. Pada 2016, 56 desa yang ada di perda tersebut diregister di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

    "Perda 2011, registrasi (di Kemendagri) 2016, sehingga mulai 2017 desa tersebut mendapatkan sana desa," kata dia dalam rapat dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Selasa, 14 Januari 2020.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id