comscore

Mengenal Lebih Dekat Calon Deputi Gubernur BI

Ade Hapsari Lestarini - 27 Maret 2018 15:29 WIB
Mengenal Lebih Dekat Calon Deputi Gubernur BI
Tiga calon deputi gubernur Bank Indonesia. (FOTO: dokumentasi Bank Indonesia)
Jakarta: Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hari ini melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) kepada tiga calon Deputi Gubernur Bank Indonesia. Mereka adalah Doddy Budi Waluyo, Wiwiek Sisto Widayat, dan Doddy Zulverdi.

Ketiga nama calon Deputi Gubernur Bank Indonesia tersebut diajukan Presiden RI, Joko Widodo kepada DPR sebagai calon pengganti Perry Warjiyo. Perry akan purnatugas pada April 2018.

 



Saat ini, Doddy Budi Waluyo menjabat sebagai Asisten Gubernur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter, Wiwiek Sisto Widayat sebagai Kepala Departemen Regional 3, dan Doddy Zulverdi sebagai Kepala Departemen Pengelolaan Moneter.

Berikut profil ketiga calon deputi gubernur BI, seperti dikutip dari laman Bank Indonesia, Selasa, 27 Maret 2018.

Dody Budi Waluyo

Pria kelahiran 1961 ini menempuh pendidikan Ekonomi Studi Pembangunan di Universitas Indonesia pada 1980. Dody melanjutkan pendidikan di University of Colorado pada 1994 hingga meraih gelar Master of Business Administration anc Finance.

Mengawali karier pada 1988 sebagai staf-Analis Ekonomi Urusan Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter, Dody pernah bertugas di Biro Gubernur pada 1998. Selanjutnya, Dody bertugas di Departemen Statistik Ekonomi Moneter pada 2003, Departemen Pengelolaan Moneter pada 2006, dan Departemen Internasional pada 2011.

Saat ini Doay menjabat sebagai Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter setelah sebelumnya menjabat sebagai Kepala Departemen Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat pada 2012 serta Kepala Departemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola pada 2014.

Sejak berkarier di BI pada 1988, Dody telah menunjukkan prestasi yang gemilang, baik di kancah internasional maupun nasional. Pada 2010-2012, Dody bertindak sebagai anggota Working Group G20, BIS, IMF, dari World Bank, di Bidang Moneter dan Keuangan.

Sebelumnya, Dody pernah bertindak sebagai anggota Working Group FDI Statistics di ASEAN pada 2003-2006, dan sebagai Advisor to Executive Directorate South East Asia Voting Group Office, International Monetary Fund, Washington USA pada 2000-2003. Di kancah nasional, Dody antara lain bertindak sebagai Sekretaris Pokja 3 Paket Kebijakan Ekonomi Nasional dan Wakil Ketua Tim Pengendali Inflasi Pusat sejak 2017 hingga sekarang.

Wiwiek Sisto Widayat

Wiwiek lahir di Sukoharjo pada 1963. Pendidikan Ekonomi jurusan Akuntansi ditempuhnya pada 1982 di Universitas Gajah Mada. Melanjutkan pendidikannya, Wiwiek meraih Gelar Master of Business Administration pada 1996 setelah menempuh pendidikan di Swinbume University of Technology Melbourne, Australia.

Memulai kariernya di BI pada 1991 sebagai staf Urusan Sumber Daya dan selanjutnya sebagai Peneliti Ekonomi Muda Senior di Urusan Statistik Ekonomi dan Moneter, Wiwiek banyak bergelut di bidang moneter selama 20 tahun sejak 1996. Pada 2016, Wiwiek bertugas sebagai Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Selatan dan Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Barat pada 2017.

Saat ini Wiwiek menjabat sebagai Kepala Departemen Regional 3. Berbagai amanah penugasan pernah dijalani Wiviek baik di luar maupun di dalam Bl. Wiwiek dipercaya menjadi Ketua Task Force Inflation Targetting Framework (ITF) Bl dan Ketua Koordinator Pengembangan Sistem Informasi Monitoring Devisa Hasil Ekspor.

Di samping itu, Wiwiek pernah mendapatkan penghargaan Bintang Seroja Wibawa Nugraha pada Program Pendidikan |Reguler Angkatan XLVIII yang diadakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas).

Doddy Zulverdi

Doddy lahir pada 1969 di Bandung. Menempuh pendidikan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Universitas Padjajaran pada 1986, Doddy melanjutkan pendidikannya di Columbia University pada 1996 hingga meraih Gelar Master of International Affairs.

Mengawali karier sebagai peneliti ekonomi di BI sejak 1993, Doddy sempat bertugas sebagai staf Gubernur BI pada 2001 sebelum memulai penugasan di IMF sebagai ekonom sampai 2006. Doddy menghabiskan sebagian besar kariernya di bidang riset ekonomi moneter, economic modeling and forecasting, perumusan Kebijakan ekonomi moneter, dan pelaksanaan moneter di BI.

Dengan kompetensi yang semakin teruji, Doddy sempat bertugas di Direktorat Statistik Ekonomi dan Moneter pada 2006, Departemen Statistik pada 2010, serta Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter pada 2013. Saat ini Doddy menjabat sebagai Kepala Departemen Pengelolaan Moneter.

Sejalan dengan bidang yang digeluti, Doddy telah menulis dan mempublikasikan beberapa hasil penelitian antara lain mengenai manajemen moneter di masa krisis dan dampak krisis perbankan terhadap transmisi kebijakan moneter.

 

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id