Rekomendasi Bank Dunia agar Pertumbuhan Ekonomi RI Pulih Tahun Ini

    Eko Nordiansyah - 17 Juni 2021 15:27 WIB
    Rekomendasi Bank Dunia agar Pertumbuhan Ekonomi RI Pulih Tahun Ini
    Ilustrasi suasana Ibu Kota Jakarta - - Foto: dok MI



    Jakarta: Bank Dunia merekomendasikan sejumlah hal untuk mendukung pemulihan ekonomi Indonesia pada tahun ini. Perekonomian Indonesia diproyeksikan bangkit kembali dari resesi pada tahun lalu dengan tingkat pertumbuhan 4,4 persen pada 2021.

    Direktur Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste Satu Kahkonen mengatakan, sentimen konsumen dan penjualan ritel mulai menunjukkan momentum pertumbuhan yang lebih kuat. Namun, ketidakpastian terkait pandemi tetap tinggi.
     
    "Mempercepat distribusi vaksin, memastikan testing yang memadai maupun diambilnya tindakan terkait kesehatan masyarakat lainnya, serta mempertahankan dukungan moneter dan fiskal untuk mendorong pemulihan Indonesia," katanya dalam keterangan di Jakarta, Kamis, 17 Juni 2021.

     



    Bank Dunia juga merekomendasikan agar pemerintah mengembangkan strategi fiskal jangka menengah dengan baik, termasuk rencana yang jelas untuk meningkatkan pendapatan pajak dan ruang fiskal untuk belanja prioritas.

    Di samping itu, Bank Dunia juga menyampaikan tentang pentingnya menjaga kebijakan moneter yang akomodatif dan mendorong kredit swasta untuk mendukung sektor riil. Meski begitu, upaya ini perlu dilakukan sambil memantau kerentanan eksternal dan keuangan.

    "Secara paralel, reformasi untuk memperkuat iklim investasi, memperdalam pasar keuangan, dan meningkatkan ruang fiskal untuk keberlanjutan dan pertumbuhan jangka panjang akan menjadi penting untuk lebih lanjut membangun kepercayaan konsumen dan investor," ungkapnya.
     
    Bank Dunia menyoroti peran penting bantuan sosial yang memadai dalam upaya mengurangi risiko peningkatan kemiskinan. Dipertahankannya paket bantuan sosial pada 2021 berpotensi menjaga 4,7 juta orang Indonesia tetap berada di luar kemiskinan.
     
    Selain itu, Bank Dunia mendorong Indonesia untuk meningkatkan berbagai pekerjaan dengan produktivitas yang lebih tinggi dan partisipasi perempuan dalam perekonomian. Upaya ini bisa membantu mengurangi tingkat kemiskinan melalui penciptaan lapangan kerja.


    "Tahap selanjutnya adalah menciptakan lapangan kerja kelas menengah yang lebih produktif, memperoleh upah yang lebih tinggi, dan memberikan manfaat sosial," jelas Ekonom Utama Bank Dunia untuk Indonesia, Habib Rab.
     
    Laporan ini merekomendasikan strategi reformasi empat langkah untuk mengatasi tantangan terkait pekerjaan. Pertama, mengurangi risiko kehilangan pekerjaan dengan mempertahankan program retensi pekerjaan, bantuan sosial, pelatihan, dan program pelatihan ulang yang memadai hingga pemulihan ekonomi berjalan dengan lebih kuat.

    Kedua, meningkatkan produktivitas dan pekerjaan kelas menengah dengan mendukung penguatan daya saing, investasi, dan perdagangan. Ketiga, melengkapi tenaga kerja Indonesia untuk memiliki pekerjaan kelas menengah dengan berinvestasi dalam sistem pembelajaran dan pelatihan serta berbagai program untuk meningkatkan keterampilan pekerja.

    Keempat, mendorong lebih banyak perempuan ambil bagian dalam angkatan kerja dan mengurangi kesenjangan pendapatan antara laki-laki dan perempuan dengan berinvestasi pada perawatan anak dan lansia serta mendukung pengembangan sektor swasta dalam ekonomi yang berbasis pada perawatan (care economy).


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id