Penerimaan Pajak Tak Tercapai, Defisit APBN Bisa 3%

    Eko Nordiansyah - 27 Desember 2019 12:03 WIB
    Penerimaan Pajak Tak Tercapai, Defisit APBN Bisa 3%
    Ilustrasi. Foto: dok MI.
    Jakarta: Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) memperkirakan penerimaan pajak tahun ini tidak akan mencapai target. Shortfall penerimaan pajak ini menyebabkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 akan melebar.

    "Defisit APBN 2019 diperkirakan antara Rp448,2 triliun hingga Rp487,4 triliun. Defisit akan berada sekitar 2,7 persen sampai dengan tiga persen dari PDB," kata Direktur Eksekutif CITA Yustinus Prastowo di Jakarta, Jumat, 27 Desember 2019.

    Menurut dia, perkiraan defisit APBN 2019 bisa terjadi dengan asumsi jika penerimaan negara dari sektor bea cukai sebesar Rp208,82 triliun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp378,29 triliun, dan hibah Rp435,3 miliar bisa mencapai target.

    Yustinus menambahkan, melebarnya defisit akan membuat utang pemerintah bertambah. Estimasi utang pemerintah tahun ini bisa meningkat menjadi Rp5.262,5 triliun hingga Rp5.301,7 triliun atau sebesar 31-32 persen PDB.

    Hingga akhir Desember, penerimaan pajak diperkirakan mampu terealisasi antara Rp1.310,5 triliun hingga Rp1.349,7 triliun dari target sebesar Rp1.577,56 triliun. Artinya penerimaan pajak diprediksi hanya 83,07 persen sampai 85,55 persen dari target APBN.

    Dengan proyeksi tersebut, diperkirakan penerimaan pajak kembali mengalami shortfall antara Rp227,9 trilun hingga Rp267,1 triliun. Kemungkinan terburuknya shortfall bisa mencapai Rp272,5 triliun atau hanya 82,73 persen dari target penerimaan pajak.

    Data Kementerian Keuangan sampai dengan akhir November 2019, penerimaan pajak tercatat baru Rp1.136,17 triliun. Penerimaan pajak baru tercapai 72,02 persen dari target Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2019.

    Sementara utang pemerintah hingga November 2019 sebesar Rp 4.814,31 triliun atau 30,03 persen dari PDB. Untuk defisit APBN 2019, Kementerian Keuangan memperkirakan berada di level 2,2 persen dari PDB atau melebar dari sebelumnya hanya 1,8 persen dari PDB.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id