Ekonom: Pencegahan Bambang Trihatmodjo Bentuk Pengalihan Skandal Keuangan

    Angga Bratadharma - 21 September 2020 11:23 WIB
    Ekonom: Pencegahan Bambang Trihatmodjo Bentuk Pengalihan Skandal Keuangan
    Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. Foto : MI/Sri Mulyani.
    Jakarta: Keputusan Menteri Keuangan (Menkeu) No 108/KM.6/2020 Tanggal 27 Mei 2020 tentang Penetapan Perpanjangan Pencegahan Bepergian Ke Luar Wilayah Republik Indonesia kepada Ketua Konsorsium Mitra Penyelenggara Sea Games XIX Tahun 1997 Bambang Trihatmodjo menuai pro kontra.

    Pengamat Ekonomi & Politik Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Keuangan Negara (LPEKN) Sasmito Hadinagoro menduga keputusan itu sebagai bentuk pengalihan isu terhadap sejumlah kasus skandal keuangan negara yang terjadi selama ini.

    "Saya mensinyalir, ini untuk mengalihkan isu-isu besar kerugian keuangan negara yang secara kasat mata jelas belum kedaluwarsa. Misalnya, kasus mega skandal korupsi bailout ilegal Bank Century Rp7,9 triliun," kata Sasmito, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 21 September 2020.

    Baca: Alasan Menkeu Cegah Bambang Trihatmodjo ke Luar Negeri

    Sasmito berpandangan keputusan pencekalan bepergian ke luar negeri yang ditujukan kepada Bambang Trihatmodjo sangat tidak masuk akal. Padahal semestinya, lanjutnya, komitmen hukum di era ini harus benar-benar sebagai panglima yang artinya perlakuan hukum harus seadil-adilnya.  

    Sasmito Hadinagoro menduga Bambang Trihatmodjo akan melawan. "Jangan tebang pilih. Pencekalan Bambang saja yang diungkap ke publik. Padahal banyak pengutang negara yang lainnya. Mestinya para pengemplang uang negara wajib hukumnya diungkap ke publik," tuturnya.
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id