Sekolah Negeri dan Madrasah Bebas PPN, Sri Mulyani Incar Lembaga Pendidikan 'Mahal'

    Eko Nordiansyah - 13 September 2021 20:54 WIB
    Sekolah Negeri dan Madrasah Bebas PPN, Sri Mulyani Incar Lembaga Pendidikan Mahal
    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. FOTO: Kementerian Keuangan



    Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengaku sudah menerima masukan masyarakat terkait rencana pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk sejumlah barang dan jasa. Salah satu yang mendapat sorotan yaitu pengenaan pajak bagi jasa pendidikan.

    Ia menyebut, rencana pengenaan PPN untuk jasa pendidikan bukan menyasar sekolah-sekolah negeri ataupun dari lembaga sosial lain seperti madrasah. Menurut dia, PPN akan dikenakan untuk sekolah 'mahal' yang memiliki biaya SPP cukup tinggi dibandingkan sekolah lainnya.

     



    "Ini juga untuk membedakan terhadap jasa pendidikan yang diberikan secara masif oleh pemerintah maupun oleh lembaga sosial lain dibandingkan dengan yang mengenakan SPP yang luar biasa tinggi," kata dia dalam rapat dengan Komisi XI DPR di Jakarta, Senin, 13 September 2021.

    Oleh karena itu, pengenaan PPN ditujukan untuk jasa pendidikan yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan yang bersifat komersial dan lembaga pendidikan yang tidak menyelenggarakan kurikulum minimal yang dipersyaratkan oleh Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional.

    "Oleh karena itu, untuk sekolah atau lembaga pendidikan dengan biaya pendidikan standar, madrasah untuk masyarakat biasa atau rendah dipastikan tidak akan kena PPN," ungkapnya.

    Rencana pengenaan PPN untuk jasa pendidikan tertuang dalam revisi Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP). Sri Mulyani beralasan, pengajuan revisi UU seperti PPN sembako dan jasa kesehatan ini untuk memberikan azas keadilan bagi wajib pajak.

    "Seperti barang kebutuhan pokok, jasa pendidikan, dan jasa kesehatan dikenakan PPN dengan tarif yang lebih rendah dari tarif normal atau dapat tidak dipungut PPN. Serta bagi masyarakat tidak mampu dapat diberikan kompensasi dengan pemberian subsidi," pungkas dia.
     

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id