Komisi VII Setujui Usulan Anggaran Kementerian ESDM Rp6,84 Triliun

    Suci Sedya Utami - 25 Juni 2020 23:05 WIB
    Komisi VII Setujui Usulan Anggaran Kementerian ESDM Rp6,84 Triliun
    Menteri ESDM Arifin Tasrif - - Foto: dok Kementerian ESDM
    Jakarta: Komisi VII DPR RI menyepakati usulan anggaran belanja Kementerian ESDM sebesar Rp6,84 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021.

    Kesepakatan tersebut tercapai setelah Komisi VII melakukan pembahasan yang panjang dalam rapat kerja dengan Kementerian ESDM pada Kamis, 25 Juni 2020.

    "Apakan RKAKL (Rencana Kerja Anggaran Kementerian dan Lembaga) Kementerian ESDM dapat disetujui," tanya pimpinan rapat yang merupakan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eddy Soeparno dilanjutkan dengan jawaban setuju Anggota Komisi VII dan ketukan palu sidang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.

    Anggaran tersebut dialokasikan untuk 12 unit organisasi pada enam program. Di antaranya pertama dukungan manajemen sebesar Rp628,66 miliar yang terdiri dari Sekretariat Jenderal (Setjen) KESDM Rp447,14 miliar, Inspektorat Jenderal (Itjen) KESDM Rp131,71 miliar, dan Setjen Dewan Energi Nasional Rp49,81 miliar.
     
    Kedua dukungan manajemen dan mitigasi serta pelayanan geologi sebesar Rp1,02 triliun pada Badan Geologi. Ketiga dukungan manajemen dan pertambangan minerba sebesar Rp486,86 miliar pada unit Ditjen Minerba.
     
    Keempat dukungan manajemen dan riset serta inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi sebesar Rp541,77 miliar pada unit Badan Litbang ESDM. Kelima dukungan manajemen dan pendidikan serta pelatihan vokasi sebesar Rp527,26 miliar termasuk anggaran pendidikan minimal sebesar Rp105 miliar pada unit Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia SDM.
     
    Keenam dukungan manajemen dan energi serta ketenagalistrikan sebesar Rp3,64 triliun yang terdiri dari Ditjen Migas Rp2,14 triliun. Ditjen Ketenagalistrikan Rp174,98 miliar, Ditjen EBTKE Rp978,1 miliar, Ditjen BPH Migas sebesar Rp271,17 miliar dan Badan Pengelola Minyak Aceh (BPMA) Rp69,1 miliar.

    Dalam keputusan tersebut juga disepakati adanya perubahan rencana alokasi anggaran untuk pengadaan konverter kit bagi petani yang semula sebanyak 10 ribu paket menjadi 25 ribu paket. Kemudian pengadaan tabung listrik dari 10 ribu unit menjadi 25 ribu unit. Serta penambahan program pengadaan penerangan jalan umum tenaga surya (PJUTS) di 18.888 titik.

    Menteri ESDM Arifin Tasrif menyepakati hasil keputusan Komisi VII DPR RI tersebut. Ia berharap kesepakatan ini bisa mengoptimalkan implementasi program-program yang berkaitan dengan rakyat banyak.

    "Kami juga mohon pengertian agar program yang terkait ESDM bisa dijaga bersama dalam rangka upaya kita mencari sumber-sumber baru di migas untuk bisa dieksplor lebih jauh pemanfaatannya," jelas Arifin.




    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id