Omnibus Law Atasi Obesitas Regulasi

    Eko Nordiansyah - 22 November 2019 11:54 WIB
    <i>Omnibus Law</i> Atasi Obesitas Regulasi
    Ilustrasi. FOTO: Medcom.id.
    Jakarta: Praktisi Hukum dari Universitas Pasundan Atang Irawan menilai omnibus law yang tengah disusun oleh Presiden Joko Widodo dinilai akan memangkas sejumlah regulasi yang ada. Apalagi sejumlah peraturan baik di pemerintah pusat maupun daerah masih tumpang tindih.

    "Omnibus law ini sangat penting dilaksanakan karena regulasi yang ada sudah semakin kronis mengalami obesitas," kata dia kepada Medcom.id di Jakarta, Jumat, 22 November 2019.

    Selama ini, banyaknya peraturan membuat pelaksanaan yang tidak maksimal sehingga menimbulkan miskoordinasi. Bahkan peraturan yang dibuat oleh pemerintah daerah seringkali menyebabkan lambatnya pembangunan.

    "Kesemrawutan peraturan perundang-undangan di daerah mengakibatkan lambannya akselerasi pembangunan dan investasi karena birokrasi-rente, sehingga tidak efektif dan efisien," ungkapnya.

    Dirinya menambahkan, omnibus law akan menghapus sistem peraturan perundang-undangan yang ada saat ini yang cenderung parsial dan spesifik. Sementara omnibus law akan memuat berbagai macam materi diramu dalam satu regulasi.

    Menurut dia, kehadiran omnibus law akan sejalan dengan keinginan Presiden Jokowi untuk memangkas peraturan yang ada. Tujuannya tentu agar minat investasi ke Indonesia bisa meningkat, yang pada akirnya akan menggerakkan perekonomian.

    "Penggabungan aturan yang parsial menjadi satu kesatuan sehingga akan berimplikasi banyak peraturan yang dicabut. Tentunya sesuai yang diharapkan Pak Jokowi untuk mempercepat akselerasi pembangunan dan investasi," pungkas dia.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id